Surya/

Bisnis

Inovasi Digital Kian Masif, Potensi Enterpreneurship Semakin Besar

Ekosistem digital yang kian tumbuh subur di Indonesia menyebabkan peluang munculnya enterpreneurship tumbuh kian pesat.

Inovasi Digital Kian Masif, Potensi Enterpreneurship Semakin Besar
surabaya.tribunnews.com/sugiharto
Regional Execution 2 Manager Div.GTM Java Indosat Ooredoo, Erwan Setyono (kanan) bersama mahasiswa ITS mencoba koneksi usai menyampaikan materinya pada seminar yang digelar di Gedung SCC ITS Surabaya, Kamis (30/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Generasi muda Indonesia memilliki potensi yang besar dalam mengembangkan kegiatan entrepreneur atau usaha mandiri di era digital saat ini.

Hal ini mengingat jumlah pemuda dan pemudinya yang cukup besar, pasar konsumsi yang besar, teknologi digital yang berkembang pesat, pemilik gadget yang tidak kalah banyak, pengguna media sosial yang aktif, dan kreatifitas yang tinggi. 

"Karena itu kami sebagai penyedia layanan digital, memiliki banyak pilihan bagi konsumen, yang bisa mendukung kegiatan entrepreneur ini," jelas Erwan Setyono, Regional Execution 2 Manager Div G T M Java Indosat Ooredoo, di sela kegiatan seminar The Power of Digital Innovation and Entrepreneur di gedung SSC, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis (30/11/2017).

Dari jumlah 250 juta masyarakat Indonesia, tercatat sekitar 92 juta adalah penggunaan ponsel aktif. Kemudian pengguna media sosial mencapai 106 juta. Jumlah itu menurut Erwan yang bisa disasar dalam hal inovasi dalam entrepreneur secara digital.

"Bagi Indosat Ooredoo kami juga punya program Ideabox. Dimana memiliki tujuan untuk mendorong tumbuhnya ekosistem industri digital dengan mendorong perkembangan startup Indonesia dalam berinovasi dan mengembangkan aplikasi," jelas Erwan.

Program Ideabox itu kemudian juga memfasilitasi para Startups berbakat melalui program akselerasi, untuk menjadikannya startup dengan fondasi bisnis yang kuat dan berskalabilitas.

Selanjutnya, memberdayakan para digipreneur muda untuk membuat gebrakan perubahan positif.

"Saat ini Indosat Ooredoo juga telah memberikan banyak pilihan paket data untuk mengikuti segmen konsumen. Apakah yang kecil atau yang besar, disesuaikan dengan kebutuhan masing-maisng," lanjut Erwan.

Dalam seminar itu, Imam Muttaqin, Chief Technology and Innovation Officer (CTIO) Good News From Indonesia, yang juga tampil sebagai pembicara, menambahkan, saat ini merupakan saat yang tepat dalam mengembangkan entrepreneur digital.

"Semua sekarang mudah. Beli ponsel yang canggih bisa. Jaringan internet dari operator semakin luas dan modern. Pasar konsumen via online juga besar. Mulai dari produk, yang melalui e-commerce, hingga jasa. Juga layanan informasi, seperti media massa yang berbasis digital, maupun media sosial," ungkap Imam.

Akses global juga sudah bisa dirasakan masyarakat Indonesia. Dari semua usia. Sehingga tinggal bagaimana memanfaatkan kondisi yang ada ini, untuk sesuatu yang lebih menghasilkan secara mandiri.

"Apalagi bila posisinya masih mahasiswa. Potensinya berkembang luas, karena belum ada beban menikah, masih mendapat bantuan dari orangtuanya dan lainnya," ungkap Imam.

Apalagi saat ini, kampus juga banyak memberi program-program entrepreneur. Juga perusahaan-perusahaan telekomunikasi. Ada kegiatan kompetisi ide kreatif wirausaha yang bisa dimanfaatkan.

"Yang diperlukan saat ini, bikin ide yang dibutuhkan masyarakat, menyelesaikan masalah masyarakat, gandeng pathner, cari mentor, kumpul komunitas sesuai ide kreatif itu, pasti bisa dan lancar, karena banyak dukungan," lanjut Imam.

Selain dua orang itu, dalam seminar tersebut juga hadir Ratnasofia, Head of Marketing Dealoka (Bachelor Degree in Management Major, Faculty of Economy and Management, IPB), serta Adelheid Helena Bokau, Chief Marketing Officer PAYPRO (Bachelor's Degree in Communication).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help