Sosok

Yusy Anita: Tak hanya Andalkan Kecantikan

Kehidupan bermasyarakat tak cukup dengan bekal ilmu akademik.Aktif di organisasi dianggap penting untuk menambah wawasan.

Yusy Anita: Tak hanya Andalkan Kecantikan
surya/achmad pramudito
Yusy Anita 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kehidupan bermasyarakat tak cukup dengan bekal ilmu akademik. Aktif di organisasi dianggap penting untuk menambah wawasan sehingga bisa menambah intelektualitas diri.

Itulah prinsip yang ditanamkan dalam diri Yusy Anita. Tak heran bila Yusy sering terlibat dalam berbagai kegiatan bersama teman-temannya di BEM (badan eksekutif mahasiswa) Unusida maupun di PMII.

“Kalau internal kampus di BEM, sedang eksternalnya di PMII itu,” ucap Yusy.

Menurut dia, perempuan di era modern tak cukup mengandalkan kecantikan. Agar bisa diterima dengan baik di lingkungannya, lanjut Yusy, perempuan juga harus membekali diri dengan kemampuan intelektual yang lebih baik.

“Hidup ini keras, persaingan ketat, sehingga modal paras saja tidaklah cukup,” tegas gadis kelahiran Sidoarjo, 5 November 1995 ini.

Yang membuatnya nyaman, di organisasi tersebut dia merasakan suasana kekeluargaan.

“Jadi kami cepat akrab dan bisa saling mendukung,” kata Yusy yang masih tercatat sebagai mahasiswa semester 5 Program Studi PGSD FKIP di Universitas Nahdlatul Ulama (Unusida).

Sebagai aktivis kampus, Yusy tak jarang ikut demo dan turun ke jalan.

“Jangan dilihat demo dan turun ke jalannya. Tapi coba dilihat dari sisi kenapa itu dilakukan? Kami demo bukan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi membela kepentingan orang lain,” tandasnya.

Meski tak selalu ikutan turun ke jalan, Yusy selalu memberi support kepada teman-temannya ketika menggelar demo. Apalagi jika yang mereka lakukan adalah membela masyarakat atau yang sedang terkena musibah.

“Saya tidak respek jika yang jadi tema demo adalah tentang politik,” cetus lulusan SMA Nurul Ikhlas Sidoarjo ini.

Selain aktif di organisasi kampus, bungsu dari tiga bersaudara ini mengaku senang dengan aktivitas barunya sebagai model.

“Jadi model ini boleh dibilang tak disangka. Nggak sangka jadi model cantik,” celetuknya sambil tertawa.

Meski begitu, Yusy menyatakan tak ingin melepaskan kegiatan akademiknya begitu saja. Dia ingin bisa menjalani tiga kegiatan yang dia sukai itu bersama-sama.

“Pendidikan harus tuntas, meski aktif di organisasi, juga sibuk sebagai model,” urainya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help