Berita Gresik

Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi, Ratusan Santri Tak Bisa Menyeberang ke Pulau Bawean

Ratusan santri yang sedang berlibur sekolah tidak bisa menyeberang ke Pulau Bawean sejak Selasa (28/11/2017).

Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi, Ratusan Santri Tak Bisa Menyeberang ke Pulau Bawean
surya/sugiyono
Para santri menunggu di penginapan akibat kapal penumpang tidak berlayar ke Pulau Bawean akibat cuaca buruk, Rabu (29/11/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Ratusan penumpang tidak bisa menyeberang ke Pulau Bawean karena kapal tidak bisa berlayar akibat cuaca buruk.

Data di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin laut dari barat ke utara mencapai 4 sampai 16 knot.

Sedangkan ketinggian gelombang air laut mencapai 0,30 sampai 0,75 meter.

"Besok sudah boleh berlayar. Hari ini karena gelombang tinggi," kata Nanang, Humas KSOP Gresik, Rabu (29/11/2017).

Akibat cuaca buruk gelombang tinggi itu, ratusan santri yang sedang berlibur sekolah tidak bisa menyeberang sejak Selasa (28/11/2017).

Mereka menginap di sekretariat warga Bawean Jl Basuki Rahmat Gresik.

Para santri menunggu di penginapan akibat kapal penumpang tidak berlayar ke Pulau Bawean akibat cuaca buruk, Rabu (29/11/2017).
Para santri menunggu di penginapan akibat kapal penumpang tidak berlayar ke Pulau Bawean akibat cuaca buruk, Rabu (29/11/2017). (surya/sugiyono)

"Ini para santri menunggu ada kapal berlayar. Sebab cuaca buruk gelombang tinggi," kata Misrai (46), asal Sangkapura, Pulau Bawean.

Bahkan untuk menghemat, ratusan santri dri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan memilih tidur di kantor sekretariat warga Bawean.

Jumlah mereka mencapai lebih dari 300 santri.

"Santri-santri ini ada yang tidur di penginapan ada yang tidur di sini. Tapi rata-rata uang sakunya tinggal sedikit," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved