Surya/

Berita Kampus Surabaya

UINSA Gelar Kompetisi Vlog, Komitmen Mereka: Bunyikan Alat ini Keras-keras jika ada Pelanggar Lalin

Pengguna jalan selama ini banyak mengeluhkan pelanggaran lalu lintas di sekitar gerbang Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).

UINSA Gelar Kompetisi Vlog, Komitmen Mereka: Bunyikan Alat ini Keras-keras jika ada Pelanggar Lalin
pixabay
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengguna jalan selama ini banyak mengeluhkan pelanggaran lalu lintas di sekitar gerbang Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).

Pera pengendara motor khususnya, seringkali melawan arus untuk bisa kembali ke area pemukiman melalui jalan sebelah utara UINSA.

Melihat banyaknya pelanggaran ini, pihak kampus bersama Yayasan Astra Honda Motor (AHM) menggelar coaching clinic vlog bertemakan Mahasiswa Indonesia Responsif Berkendara diikuti 300 peserta , Selasa (28/11/2017).

Bertempat di ruang Amphitheater Lantai 3 Gedung Twin Tower UINSA, para peserta diajarkan langsung membuat vlog oleh Fitrah Photography.

Coaching Clinic tersebut memanfaatkan kamera untuk menyuarakan gagasan bersama praktisi vlog bereputasi.

Helmi Umam, ketua panitia mengungkapkan pada rangkaian acara ini di dalamnya terdapat kampanye keselamatan berlalu lintas dan lomba Vlogger dengan tema serupa.

Coaching Clinic dilakukan dengan pemanfaatan Kamera untuk menyuarakan gagasan bersama praktisi vlog berepurtasi.

Event ini kemudian menjadi dasar para peserta membuat vlog yang akan dinilai pada Februari 2018 nanti.

"Kompetisi Vlogger dan pameran teknologi keselamatan ini dipadukan dengan demontrasi praktek keselamatan berkendara “Safety Rinding in Practice-HTR” melalui cara-cara yang disukai generasi muda jaman now,"jelasnya.

Zumrotul Mukaffa, Wakil Rektor meresmikan gerakan ini di halaman parkir gedung Twin Towers dengan pembunyian klakson, pembunyian alat kesenian angklung, pemotongan tumpeng, dan tanda tangan komitmen.

"Pembunyian klakson ini juga upaya kami untuk untuk sepakat akan membunyikan klakson keras-keras kalau bertemu pengendara yang melanggar lalu lintas," ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help