Surya/

Operator Migas Beri Pelajaran Umum Produksi Pada SMKN Jurusan Migas di Bojonegoro

Selama tidak aktif, para pegawai operator migas Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java memberi pelajaran kepada siswa SMK.

Operator Migas Beri Pelajaran Umum Produksi Pada SMKN Jurusan Migas di Bojonegoro
ist
Kegiatan sosial Operator minyak dan gas bumi (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), kepada para pelajar di SMK Negeri 5 Bojonegoro, berupa pengajaran dan bantuan alat ajar replika terkait kegiatan pengeboran migas. 

SURABAYA, SURYA - Pegawai Operator minyak dan gas bumi (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) saat sedang tidak bertugas, mengisi waktunya untuk memberikan pembelajaran kelas umum tentang pengeboran.

Hal itu dilakukan kepada para siswa di SMK Negeri 5 Bojonegoro, yang memang memberikan pendidikan kejuruan pengeboran migas. 

Acting Field Manager JOB PPEJ, Fauzi Mayanullah, mengatakan, kegiatan para operator ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut dalam usaha mencerdaskan bangsa.

"Terutama bagi pelajar SMK Negeri 5 yang memang jurusan pendidikannya terkait dengan apa yang kami kerjakan," jelas Fauzi, dalam rilisnya, Selasa (28/11/2017).

Pembelajaran kelas umum tentang kegiatan pengeboran migas itu sudah dilakukan selama tiga kali pertemuan. Selain memberikan pengetahuan tentang teori pengeboran, pihak JOB PPEJ juga memberi miniatur alat produksi. Berupa miniatur rig, kepala bor dan kepala sumur migas.

Fauzi berharap, kegiatan belajar mengajar ini tidak hanya selesai setelah serah terima bantuan miniatur prosuksi migas. "Program ini akan terus berlanjut untuk pengembangan pengetahuan dalam dunia migas, sesuai dengan trend teknologi yang ada. Kegiatan mengajar ini akan terus berlanjut sampai akhir kontrak habis. Ini sebagai bukti tanggung jawab sosial terhadap sosial," ungkap Fauzi.

Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 5 Bojonegoro, Suyono mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya kegiatan kelas umum yang dilakukan operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban.

"Artinya, mereka (Perusahaan Migas Blok Sukowati) merasa ikut bertanggung jawab terhadap pendidikan terkait migas di Bojonegoro ini," ungkap Suyono.

Selama ini urusan di bidang pemboran migas masih kesulitan dalam hal praktek. Di SMK Negeri 5 ini memiliki tiga jurusan terkait migas. Yaitu jurusan Teknik Pemboran Minyak Dan Gas Bumi, Teknik Energi Terbarukan, dan Teknik Pengolahan Hasil Pertanian.

Di sekolah perminyakan itu baru memiliki enam kelas dengan jumlah siswa sebanyak kurang lebih 180 siswa.
Kasi Pendidikan, Dinas Pendidikan Cabang Wilayah Bojonegoro, Kusnadi mengatakan, dunia pertambangan saat ini mulai banyak diminati oleh masyarakat. Di SMK Negeri 5 pada PPDB tahun ini sudah banyak menolak calon siswa karena kuota sudah penuh.

"SMK Negeri 5 ini nanti akan dijadikan sebagai sekolah unggulan dijurusan teknik pemboran di Jawa Timur," tambah Kusnadi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help