Berita Surabaya

Sidang Bos PT GBP- Saksi dari Polrestabes Surabaya Mentahkan Keterangan Saksi Sebelumnya

Dua saksi tersebut Kasubnit Harda Polrestabes Surabaya, Iptu Wardiono dan Brigadir Fandi Ardianto selaku penyidik pembantu.

Sidang Bos PT GBP- Saksi dari Polrestabes Surabaya Mentahkan Keterangan Saksi Sebelumnya
surya/anas miftakhudin
Dua Penyidik Polrestabes Surabaya hadir sebagai saksi di PN Surabaya dalam persidangan Bos PT GBP, Senin (27/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa bos PT Gala Bumi Perkasa (GBP), Henry J Gunawan digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (27/11/2017).

Sidang kali ini Jakasa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso SH dari Kejari Surabaya menghadirkan dua saksi verbal lisan (penyidik) kepolisian.

Dua saksi tersebut Kasubnit Harda Polrestabes Surabaya, Iptu Wardiono dan Brigadir Fandi Ardianto selaku penyidik pembantu.

Kedua polisi itu menangkal keterangan tiga saksi sebelumnya yang mengaku dipaksa dan ditekan saat proses pemberian keterangan di BAP.

Saksi yang mengaku ditekan adalah, saksi Yuli, saksi Lie You Hin, dan Raja Sirait, mantan Dirut PT GBP.

"Itu tidak benar. Kami tidak pernah mengarahkan dan memaksa saksi, keterangan BAP itu adalah murni berasal dari saksi," tandas Iptu Wardiono menjawab pertanyaan Jaksa Ali Prakoso di ruang sidang Candra, Senin (27/11/2017).

Iptu Wardiono mengaku telah membaca isi proses pemeriksaan BAP pada ketiga saksi usai pemeriksaan.

"Setelah dibaca oleh para saksi, mereka membubuhkan paraf dan tanda tangan. Termasuk sudah ditanyakan kembali apakah ada perbaikan atau perubahan dari keterangan yang diberikan," terang Wardiono di hadapan majelis hakim yang dipimpin Unggul Mukti Warso SH.

Saksi Wardiono juga mengaku telah menunjukan dokumen-dokumen yang dijadikan bukti laporan.

Bukti itu berupa Akta Nomor 5 tentang perjanjian pengalihan kuasa dengan ganti rugi, Akta Nomor 6 tentang kuasa dan Akta Nomor 7 tentang kuasa subtitusi.
"Para saksi pun sudah saya tunjukkan dokumen-dokumen yang dimaksud," jelas Wardiono menjawab pertanyaan Sidik Latuconsina SH, kuasa hukum terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help