Surya/

Lifestyle

Puluhan Tim Paduan Suara se-Jatim Adu Kemampuan di Ajang Dendang Kencana

59 kelompok paduan suara (padus) dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur uji kemampuan olah vokal mereka di kompetisi Dendang Kencana.

Puluhan Tim Paduan Suara se-Jatim Adu Kemampuan di Ajang Dendang Kencana
surya/achmad pramudito
Tim Paduan Suara SD Nation Star Academy tampil membawakan lagu pilihan ‘Wahai Guru’ di kompetisi Dendang Kencana di Gedung Cak Durasim, Senin (27/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Inilah ajang kompetisi menyanyi bagi anak-anak usia TK dan sekolah dasar. Lagu yang mereka nyanyikan pun sesuai usia mereka yang masih anak-anak.

Sebanyak 59 kelompok paduan suara (padus) dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur uji kemampuan olah vokal mereka di kompetisi Dendang Kencana yang digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (27-29/11).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Cak Durasim Surabaya itu dibagi
dalam dua hari babak penyisihan yang menampilkan 20 grup TK dan 39 grup SD, dan sehari babak final yang menampilkan 10 grup TK dan 19 grup SD.

Saat tampil di hadapan juri, mereka membawakan lagu wajib yaitu Dendang Kencana ciptaan AT Mahmud. Selain itu, mereka juga harus menyanyikan lagu pilihan hasil seleksi Lomba Cipta Lagu Anak Dendang Kecana 2017.

“Ini acara yang pasti bermanfaat bagi anak-anak Indonesia. Sebab selama ini mereka memang kekurangan lagu yang bisa dinyanyikan,” kata A Ferry Kurniawan, pelatih kelompok Paduan Suara SD Nation Star Academy (NSA).

Tim padus beranggotakan 22 penyanyi dan seorang dirigen yang semuanya adalah murid kelas 2 hingga kelas 6 itu membawakan lagu pilihan Wahai Guru.
“Keikutsertaan kami ini sebagai upaya untuk menanamkan cinta pada lagu-lagu anak,” tutur Ferry.

Diakui Ferry, tim Padus SD NSA selalu mengikuti kompetisi-kompetisi yang diadakan di berbagai tempat. Pada bulan Juli 2017 misalnya mereka juga ikut Bali International Choir Festival (BICF) 2017.

“Kami dapat gold medal di kompetisi itu,” imbuhnya.

Selain sejumlah tim padus dari Surabaya, Dendang Kencana 2017 juga diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Malang, dan Madiun.

“Kelebihan dari kompetisi ini adalah partiturnya sudah disiapkan panitia, biasanya kami sendiri yang buat,” kata Freddy Kurniawa, pelatih tim Padus SD Negeri Kebonwaris 1 Pandaan, Pasuruan.

Seperti tim Padus NSA, kelompok Padus SDN Kebonwaris 1 Pandaan, Pasuruan ini juga sering ikut kompetisi paduan suara. Terakhir mereka meraih Juara 3 di ajang Pekan Seni Pelajar Jatim yang diadakan di Kediri bulan April 2017 lalu.

Dendang Kencana yang diprakarsai oleh Penerbit Grasindo pada tahun 1990 ini sempat vakum selama 21 tahun.

Ketika digelar kembali, Dendang Kencana 2017 mendapat sambutan hangat
masyarakat.

Dendang Kencana diawali dengan Lomba Cipta Lagu Anak yang diikuti 600 peserta se-Indonesia. Dari jumlah itu kemudian dipilih 10 lagu pemenang tingkat TK dan SD.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help