Surya/

Liputan Khusus

News Analysis : UMKM di Dolly Berkembang, Tapi Belum Benar-benar Mandiri

Apabila kita berkaca dari pengalaman daerah wisata serupa di luar negeri, Dolly bisa lebih unggul sebenarnya.

News Analysis : UMKM di Dolly Berkembang, Tapi Belum Benar-benar Mandiri
surya/ahmad zaimul haq
Pengrajin sepatu menyelesaikan pesawan di bekas Wisma Barbara, eks lokalisasi Dolly Surabaya, Senin (15/2/2016). 

News Analysis
Bagong Suyanto
SosiologUniversitas Airlangga

SURYA.co.id | SURABAYA - Apabila mengatakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Dolly sudah berkembang, tentu belum waktunya.

Mereka masih dalam tahap pembinaan oleh Pemkot Surabaya.

Masih ada upaya-upaya pemkot menyubsubsidi, membantu, dan seperti yang saya dengar, adanya pemesanan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ke UMKM di sana.

Itu artinya ada sedikit-banyak ketergantungan para pelaku UMKM eks-Dolly ke pemkot.

Menurut saya, pemkot masih belum bisa dikatakan berhasil memandirikan warga Dolly. Karena masih ada proses pembantuan secara terus-menurus.

Evaluasi selama tiga tahun ini, saya kira, sudah waktunya pemerintah untuk pelan-pelan tarik ulur.
Jangan sampai warga eks-Dolly justru kehilangan mekanisme untuk menolong dan memandirikan dirinya sendiri.

Kalau memang di satu titik mereka tidak bisa mengembangkan diri, baru pemerintah turun tangan sebagai tanggung jawab negara.

Sebetulnya bantuan yang dilakukan pemkot selama ini semestinya untuk program jangka pendek.
Jangka menengah dan panjangnya, para pelaku UMKM eks-Dolly harus dibekali dengan keterampilan, usaha, dan aset yang lebih sustainable.

Itu artinya, pemkot seharusnya memikirkan skenario untuk berapa tahun ke depan.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help