Surya/

Lapor Cak

Pengunjung Suka Parkir Liar di Jembatan Surabaya bikin Macet dan Semrawut

Fasilitas ikon baru di Jembatan Surabaya banyak dikunjungi wisatawan baik dalam kota maupun luar Kota Surabaya.

Pengunjung Suka Parkir Liar di Jembatan Surabaya bikin Macet dan Semrawut
surya/ahmad zaimul haq
SEMRAWUT - Kondisi motor pengunjung yang diparkir di bawah anjungan Jembatan Surabaya, Minggu (26/11/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Fasilitas ikon baru di Jembatan Surabaya banyak dikunjungi wisatawan baik dalam kota maupun luar Kota Surabaya. Salah satunya yang menjadi daya tarik adalah anjungan di tengah jembatan yang boleh dinaiki pengunjung setiap pagi.

Yaitu pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Pengunjung dengan syarat tertentu seperti tidak menggunakan rok, tidak menggunakan sepatu hak tinggi dan anak-anak didampingi orang tua boleh untuk naik ke anjungan di lantai dua di tengah jembatan.

Hal tersebut tentu menarik minat pengunjung, seperti yang tampak pada Minggu (26/11/2017). Sekitar seratus pengunjung di anjungan Jembatan Suroboyo tampak padat naik ke lantai dua untuk menikmati pemandangan pantai Kenjeran saat pagi dan mengabadikan foto.

Namun sayangnya hal tersebut tidak diimbangi dengan kepatuhan para pengunjung untuk memarkir kendaraan mereka di tempat parkir. Para pengunjung justru memarkir kendaraan mereka di tepi jalan jembatan tepat di bawah anjungan Jembatan Surabaya.

Salah satu pengunjung Jembatan Surabaya yang parkir di tepi jalan adalah Yoga. Remaja yang datang bersama beberapa teman ini parkir untuk naik ke anjungan.

“Ngikut pengunjung yang lain. Kayaknya boleh parkir di sini yang ya parkir aja,” katanya.

Padahal, seharusnya, kendaraan bermotor yang ingin jalan-jalan di Jembatan Surabaya bisa memarkir kendaraan yang sudah disediakan di dekat pintu keluar jembatan. Namun jarang yang mau untuk parkir di sana.

“Jauh mbak kalau parkir di sana, jalannya jauh laan,” keluhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh salah seorang pedagang boneka di Jembatan Surabaya.

Ia justru membawa kendaraan roda empat dan memarkirnya di tepi jembatan. Lalu membuka bagasi belakanganya untuk membuka lapak dagangan bonekanya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help