Surya/

Berita Banyuwangi

Banyuwangi Putar Film Night Bus Nonton Bareng Aktor Utamanya

Kabupaten Banyuwangi mendapatkan kehormatan tersendiri. Film terbaik ajang Festival Film Indonesia 2017, Night Bus.

Banyuwangi Putar Film Night Bus Nonton Bareng Aktor Utamanya
surya/haorrahman
Teuku Rifnu Wikana hadir menyaksikan pemutaran film Night Bus yang diputar pada even nonton bareng (nobar) Apresiasi Film Indonesia (AFI). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi mendapatkan kehormatan tersendiri. Film terbaik ajang Festival Film Indonesia 2017, Night Bus, diputar untuk pertama kalinya pasca memenangi event tersebut.

Bahkan, aktor utamanya Teuku Rifnu Wikana juga hadir turut menyaksikan pemutaran film tersebut.

Film Night Bus yang diputar pada event nonton bareng (nobar) Apresiasi Film Indonesia (AFI) berhasil membuat penontot terlarut dalam alur ceritanya yang menegangkan.

Film tersebut diputar pada hari kedua nobar di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Sabtu malam (26/11/2017).

Teuku mengaku bangga bisa nobar filmnya sendiri bareng ratusan masyarakat Banyuwangi.

"Saya senang sekali Film kami disambut hangat oleh warga Banyuwangi. Banyuwangi sendiri adalah kota pertama yang memutar film ini setelah menang piala FFI 2017, semoga sambutan positif di Banyuwangi ini juga akan menular di kota kota lain nantinya," ujar Teuku. Film ini memenangkan 6 piala FFI 2017.

Night Bus merupakan film yang mengambil genre thriller, berbeda dari film Indonesia pada umumnya.

Film night bus menceritakan kisah perjalanan para penumpang sebuah bus menuju daerah bernama Sampar.

Dalam perjalanan, bus tersebut terjebak konflik antara aparat dan pemberontak.

Film ini sebenarnya terinspirasi dari perjalanan yang dialami oleh Teuku Rifnu Wikana pada tahun 1999, yang kemudian ia tuliskan menjadi cerpen berjudul Selamat.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help