Surya/

Berita Banyuwangi

KPK Dampingi Banyuwangi terkait Rencana Aksi Penerapan Aplikasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi

Pendampingan tersebut terkait rencana aksi penerapan aplikasi pencegahan korupsi terintegrasi.

KPK Dampingi Banyuwangi terkait Rencana Aksi Penerapan Aplikasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi
surya/haorrahman
Pendampingan KPK terkait Rencana Aksi Penerapan Aplikasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Maraknya kasus penangkapan para kepala daerah dan anggota legislatif akibat kasus korupsi di Indonesia, membuat Komisi Penanggulangan Korupsi (KPK) melakukan pendampingan.

Pendampingan tersebut terkait rencana aksi penerapan aplikasi pencegahan korupsi terintegrasi.

Seperti yang dilakukan KPK yang menerjunkan dua orang stafnya ke Banyuwangi, Jumat (24/11/2017).

Mereka adalah Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Wilayah 1 Kedeputian Bidang Pencegahan KPK, Tri Gamarefa, dan Koordinator Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Timur, Kedeputian Bidang Pencegahan KPK, Arief Nurcahyo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Djajat Sudrajat, hadir bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan Camat untuk mendengarkan pengarahan yang digelar di Kantor Bupati Banyuwangi tersebut.

Tri Gamarefa mengatakan Banyuwangi ini termasuk daerah yang banyak melakukan inovasi.

“Pendampingan sangat perlu bagi daerah yang banyak melakukan inovasi dan daerah-daerah yang menjadi best practice, misalnya seperti Banyuwangi, Surabaya, Denpasar, Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemprov Jabar. Sebab prinsip kehati-hatian sangat diperlukan,” kata Tri.

Menurut Tri dari 38 kabupaten/kota di Banyuwangi, hanya 18 kabupaten/kota yang mendapatkan pendampingan.

Namun karena akhir-akhir ini semakin banyak penindakan, KPK memutuskan untuk mendampingi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jatim tersebut.

KPK telah berkeliling ke hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim. Kabupaten Banyuwangi dan Kota Surabaya menjadi daerah yang diidentifikasi paling akhir.
“Kabupaten Banyuwangi dan Kota Surabaya merupakan daerah best practice, sehingga identifikasinya kami lakukan paling akhir,” tambah Tri.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help