Surya/

Berita Banyuwangi

Banyuwangi Naikkan Insentif Guru Tidak Tetap Tiga Kali Lipat

Keputusan menaikkan insentif ini diambil seiring naiknya penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banyuwangi.

Banyuwangi Naikkan Insentif Guru Tidak Tetap Tiga Kali Lipat
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi bersama para guru GTT 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi menaikkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang terdaftar sebagai tenaga honorer kategori 2 (K2).

Tidak hanya kalangan K2, pemberian insentif ini juga akan diberikan pada honorer non K2.

Hal itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menggelar dialog bersama 250 GTT PTT perwakilan se-Banyuwangi di Pendopo Banyuwangi.

Anas mengatakan, dana insentif untuk guru honorer K2 naik hingga 3 kali lipat lebih, dari yang sebelumnya hanya Rp 300 ribu, menjadi Rp 1 juta per bulan.

Sementara untuk non K2, akan mendapatkan Rp 750 ribu per bulan.

“Tidak perlu menunggu anggaran 2018, bapak/ibu menerima insentif tersebut terhitung per Oktober 2017 kemarin. Anggaran yang kami siapkan sebesar Rp 25,2 miliar," kata Anas, Jumat (24/11/2017).

Di Banyuwangi terdapat 1.411 GTT dan 418 PTT yang masuk K2, sementara non K2 ada sekitar 600 orang.

Anas menjelaskan, kebijakan ini upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan peningkatan SDM di Banyuwangi.

“Kami menaikkan insentif ini sebagai bentuk reward atas kerja keras bapak-ibu yang telah memberikan karya nyata,” ujar Anas.

Anas mengatakan, keputusan menaikkan insentif ini diambil seiring naiknya penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banyuwangi.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help