Surya/

Berita Banyuwangi

Tokoh Film Nasional ini Kaget saat Mengisi Workshop bagi Guru-guru di Banyuwangi

Banyuwangi telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan even Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2017 oleh Kemendikbud.

Tokoh Film Nasional ini Kaget saat Mengisi Workshop bagi Guru-guru di Banyuwangi
surya/haorrahman
Workshop Penggunaan Film di dalam Kelas bagi guru, salah satu rangkaian dari Apresiasi Film Indonesia (AFI). 

SURYA.co.id I BANYUWANGI - Banyuwangi telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan even Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2017, oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sebelum malam puncak, yang akan digelar 25 November, di Gesibu Banyuwangi, AFI menggelar beragam kegiatan perfilman di Banyuwangi.

Setelah workshop penulisan dan penyutradaraan film pendek bagi pembuat film bagi calon sineas muda se-Indonesia, kini giliran digelar workshop Penggunaan Film di Dalam Kelas bagi guru.

Para guru ini langsung mendapatkan ilmunya dari tokoh film nasional, seperti Niniek L Karim, Slamet Raharjo dan Tito Imanda.

Kegiatan ini digelar selama dua hari 22-23 November 2017, dan diikuti 43 guru SMA/SMK se Banyuwangi yang dipusatkan di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Banyuwangi.

Kepala Sub Bidang Tenaga Perfilman (Pusat Pengembangan Perfilman) Kemendikbud, Puspa Dewi menjelaskan workshop ini bertujuan mengajak guru memanfaatkan media film sebagai alat pembelajaran bagi dunia pendidikan.

Film, kata Dewi, adalah ilmu pengetahuan sehingga film dinilai sebagai media yang tepat dalam pendidikan. Cerita-cerita dalam film dianggap media penetrasi yang tepat untuk anak-anak.

“Film ini kan gampang diterima, sangat mempengaruhi dan sering menjadi inspirasi anak-anak untuk menirukan karakter tertentu. Ini yang harus ditangkap para guru untuk membangun karakter siswa. Untuk itu, kami mengajak guru untuk membuat film pendek yang bisa disampaikan ke siswa,” kata Dewi, Kamis (23/11).

Materi yang diberikan pada para peserta seputar pentingnya film dalam pendidikan, teknik mengajar menggunakan film dan pembekalan membuat film untuk digunakan dalam kelas. 

Salah satu pemateri, Tito Imanda mengatakan sangat senang dengan antusias peserta. Bahkan Tito memuji para guru ini cepat memahami materi yang diajarkan.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help