Berita Kampus Surabaya

Mahasiswa iSTTS Buat Kamus Visual agar Anak Kenal Istilah Gaul di Medsos, begini Cara Penggunaannya

Mahasiswa Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (iSTTS) jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Levina Gondowijoyo membuat kamus visual.

Mahasiswa iSTTS Buat Kamus Visual agar Anak Kenal Istilah Gaul di Medsos, begini Cara Penggunaannya
surya/sulvi sofiana
KAMUS MEDSOS - Levina Gondowijoyo menunjukkan Kamus Gaul Bergambar" karyanya di iSTTS, Rabu (22/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Handphone saat ini bukan hanya dimiliki orang tua ataupun remaja. Bahkan anak-anak saat ini juga tumbuh dengan memakai gadget bahkan memiliki akun sosial media sejak SD.

Padahal saat ini banyak bahasa yang katakan gaul yang belum banyak dipakai dalam kehirupan sehari-hari, tetapi menjadi bahasa tambahan dalam media sosial.

Untuk itu, mahasiswa Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (iSTTS) jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Levina Gondowijoyo membuat kamus visual bergambar layaknya komik.

Perempuan kelahiran Surabaya, 7 Maret 1995 ini membuat kamus visual untuk anak tentang istilah gaul dalam media sosial.

Dalam kamus visual tersebut terdapat 101 istilah gaul yang umum digunakan beserta pengertiannya.

"Ini untuk membantu menjelaskan terdapat ilustrasi-ilustrasi yang menambah keterangan. Kamus ini membuat anak jadi lebih tahu arti kalimat-kalimat gaul yang kini semakin marak," jelas perempuan berkulit putih ini ketika ditemui SURYA.co.id di kampusnya, Rabu (22/11/2017).

Tujuannya dibuatnya kamus visual, lanjut Levina, bukan semata-mata membatasi anak-anak dalam memahami arti sebuah kalimat. Melainkan kamus ini dinilai sebagai alternatif untuk menggunakan kata-kata di media sosial.

"Misalnya, istilah geje yang berarti gak jelas disertai gambar yang saya buat dan layout sendiri," katanya.

Levina yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 ini menjelaskan, ilustrasi yang digunakan berupa gambar adegan dan comic strip yang memiliki tiga karakter utama sebagai tokoh utamanya. Yakni Kevin Kucing, Debi Domba dan Billy Bulldog. Lalu kemudian dicetak dan dijilid menjadi sebuah buku kamus visual berukuran 21x21 centimeter.

Bahkan, Perempuan yang memiliki hobi menggambar ini mengaku tidak menemukan kesulitan yang berarti selama proses pengerjaan tugas akhirnya. Hanya saja terkendala pada saat pencarian dalam informasi untuk kevalidan.

"Setelah itu dilakukan survey dengan penyebaran kuesioner kepada responden sesuai target pasar untuk mengetahui respon target. Dari situ hasil bahwa mayoritas memberikan respon positif terhadap kamus visual yang saya buat," beber Levina alumni SMA Khatolik Santa Agnes Surabaya ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help