Berita Surabaya

Bos Empire Palace Diburu ke 3 Kota ini, Polisi Minta Gunawan Menyerah Biar Kasusnya segera Selesai

Bos Empire Palace yang sudah dinyatakan DPO itu diduga bersembunyi di tempat tertentu.

Bos Empire Palace Diburu ke 3  Kota ini, Polisi Minta Gunawan Menyerah Biar Kasusnya segera Selesai
syurya/fatkhul alamy
Polisi Polda Jatim usai mendatangi dan menggeledah rumah Gunawan Angka Wijaya di Jl Tidar Surabaya, Selasa (21/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Subdit II Hartabangta Ditreskrimum Polda Jatim memfokuskan pencarian tersangka Gunawan Angka Widjaja di wilayah Jakarta.

Bos Empire Palace yang sudah dinyatakan DPO itu diduga bersembunyi di tempat tertentu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menegaskan penyidik sebenarnya mencurigai tiga tempat yang dipakai bersembunyi tersangka, yakni Sumatera, Kalimantan, dan Jakarta.

"Tapi fokus pencarian tetap dilakukan di Jakarta karena ada indikasi tersangka ada di sana," ujar Frans Barung, Rabu (22/11/2017).

Untuk mencari keberadaan Gunawan, penyidik tidak mengandalkan cara konvensional saja.

Namun petugas juga mendeteksi lewat IT untuk memantau lewat ponsel yang dipakai. Petugas juga memantau media sosial (Medsos), kemungkinan Gunawan melakukan kegiatan di medsos.

"Kami juga mengunggah surat DPO yang dikeluarkan Ditreskrimum Polda Jatim ke medsos untuk diketahui khalayak umum. Mungkin ada masyarakat yang melihat atau mengetahui agar lapor ke polisi terdekat," ujar Kombes Frans Barung.

Gunawan diminta segera menyerahkan diri atau datang ke Polda Jatim untuk memenuhi pemeriksaan.

Pasalnya, perkara yang dihadapi tidak akan selesai dengan cara melarikan diri seperti itu.

"Perkara hukum harus diselesaikan dan terus berjalan. Dengan cara seperti itu (melarikan diri), Gunawan akan terus terbayang-bayang dengan permasalahannya," jelasnya.

Dalam perkara ini, tersangka juga tidak bisa ke luar negeri karena penyidik Ditreskrimum Polda Jatim sudah meluncurkan surat pencekalan ke Imigrasi.
Terakhir Gunawan ditetapkan sebagai DPO dengan Nomor DPO/61/X/2017 tertanggal 21 November.

"Mau kemana lagi kalau sudah seperti itu. Cepat atau lambat pasti tertangkap," tandas Kombes Frans Barung.

Persoalan ini mencuat setelah istrinya, Trisulowati Jusuf alias Chin Chin melaporkan, suaminya, Gunawanke Polda Jatim atas kasus pidana memasukkan dan menggunakan keterangan palsu dalam akta otentik, sesuai pasal 266 ayat 1 jo 266 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help