Berita Bisnis

Tahun 2019, Bank Indonesia Targetkan Banked People 75 Persen

Bank Indonesia terus mendorong akses perbankan bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga 75 persen di tahun 2019.

Tahun 2019, Bank Indonesia Targetkan Banked People 75 Persen
surya/sri handi lestarie
Pungky P Wibowo, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (paling kiri) saat memberikan materi tentang target program GNNT di Jakarta. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Bank Indonesia terus mendorong akses perbankan bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga 75 persen di tahun 2019.

Jumlah itu menjadi target dalam program Strategi Nasional Keuangan Inklusi sejak tahun 2014.

Di mana di tahun 2014, banked people atau masyarakat yang bisa mengakses perbankan baru 36 persen.

"Target kami tahun 2019 mendatang bisa mencapai 75 persen. Tidak bisa 100 persen karena memang kondisi masyarakat Indonesia yang kondisi geografisnya memerlukan pengembangan infrastruktur yang masif dalam pelayanan perbankan," kata Pungky P Wibowo, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, dalam kegiatan pelatihan wartawan daerah di Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Upaya yang dilakukan BI antara lain dengan perluasan infrastruktur dan fasilitas pendukung, mulai dari pembayaran jalan tol, pembelian dan top up, hingga penyaluran bantuan sosial non tunai pada 2018.

Program Strategi Nasional Keuangan Inklusi ini juga dibentuk lewat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Saat ini aplikasi GNNT antara lain berupa peluncuran kartu pembayaran yang dikeluarkan perbankan.

Seperti e money, tap-cash, brizzi, Flazz dan lainnya. Juga aplikasi pada Program Keluarga Harapan (PKH) yang saat ini disalurkan secara non tunai.

Pungki menyebutkan, saat ini sinergi BI dengan pemerintah telah dilakukan di berbagai sektor, utamanya pada sektor dengan jumlah pengguna yang masif misalnya sektor transportasi dan bantuan sosial, untuk mempercepat proses akseptasi dan perluasan akses mendorong pergeseran perilaku transaksi masyarakat dari tunai ke non tunai melalui empat strategi.

"Empat strategi tersebut diwujudkan dengan interoperabilitas dan interkoneksi melalui kartu combo dan pemberdayaan keagenan, pembayaran elektronik di seluruh ruas jalan tol, pembayaran elektronik terintegrasi antar moda, cash management system, dan penyediaan layanan keuangan bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help