Berita Surabaya

Tak Kapok Pernah Dibui 8 Tahun Karena Membunuh, Pemuda 25 Tahun Curi Motor

Pernah dipenjara 8 tahun tak membuat pemuda 25 tahun ini kapok. Dia mencuri motor, bahkan sampai kena dor.

Tak Kapok Pernah Dibui 8 Tahun Karena Membunuh, Pemuda 25 Tahun Curi Motor
climatedepot.com
ilustrasi penjara 

SURYA.co.id | SURABAYA - M Faruk kembali berurusan dengan hukum. Setelah bebas dari penjara selama 8 tahun lantaran kasus pembunuhan, pemuda berusai 25 tahun asal Gadel Baru 44 C, Karangpoh, Tandes Surabaya itu kini kembali masuk penjara.

Dia ditangkap tim Anti Bandit Polsek Tandes Surabaya, lantaran terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Motor yang dicurinya itu adalah merupakan motor tetangga kampungnya.

Faruk memulai aksinya memimpin komplotan curanmor sejak tiga bulan lalu. Setelah dia bebas dari 8 tahun kurungan penjara yang dijalaninya.

Polisi lebih dulu menangkap rekannya, MR (15).

Sebanyak 9 kali, Faruk dkk ini mencuri motor di wilayah Tandes Surabaya. Banyaknya laporan curanmor di wilayah Tandes, dalam tiga bulan terakhir membuat petugas melakukan penyelidikan hingga tersangkanya mengarak kepada Faruk Cs.

"Di daerah tersebut kebetulan ada terpasang camera CCTV. Dan dari rekaman CCTV yang di dapat dari TKP tersebut bisa terungkap aksi pelaku ini," kata Kompol Sofwan Kapolsek Tandes Surabaya, Minggu (19/11/2017).

Sesuai ekaman CCTV itulah, ciri-ciri MR dikantongi. Dan setelah nama dan alamat MR dikantongi, hingga akhirnya MR berhasil diringkus di daerah Karangpoh Tandes saat sedang menggelar pesta miras bersama teman-temannya.

Setelah diinterogasi dan dicocokkan dengan rekaman CCTV, MR pun mengaku, dialah yang melakukan pencurian motor.

Dari keterangan MR itulah, tim Anti Bandit memburu keberadaan Faruk dan dua anggotanya yang lain.

Akhirnya, polisi menemukan Faruk saat melintas di Manukan, menggunakan motor dengan cara berboncengan pada Jumat (17/11/2017). Petugas pun akhirnya melakukan pengejaran.

"Petugas terpaksa melumpuhkan dua pelaku itu dengan tembakan pada kaki. Karena mereka berusaha kabur," kata Sofwan.

Faruk saat itu bersama Agus Rahmad (19) remaja asal Balongsari Blok 4 D, Balongsari, Tandes Surabaya kerap kali melakukan pencurian motor.

Dari dua pelaku ini perugas berhasil menyita dua motor curian di rumah Faruk. Yaitu Honda Vario 125 warna merah L 5430 YQ dan Honda Mega Pro tanpa nomor polisi. Sedangkan motor-motor lainnya, sudah laku terjual di Madura.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help