Berita Surabaya

Diduga Tipu Pedagang Pasar Turi Rp 1,3 Miliar, Bos PT Gala Bumi Perkasa Kembali Dijerat Hukum

Bos PT Gala Bumi Perkasa kembali terjerat kasus hukum. Dia dijerat pasal penipuan senilai Rp 1,3 miliar yang ditutuhkan pedagang.

Diduga Tipu Pedagang Pasar Turi Rp 1,3 Miliar, Bos PT Gala Bumi Perkasa Kembali Dijerat Hukum
ist/bacakoranpagi.wordpress.com
Henry J Gunawan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Henry J Gunawan, bos PT Gala Bumi Perkasa kembali terjerat kasus hukum. Ini setelah penyidik Bareskrim Mabes Polri melimpahkan berkas perkara atas laporan dari 12 pedagang Pasar Turi ke Kejari Surabaya, Rabu (15/11/2017).

Proses tahap dua yang dilakukan penyidik berlangsung sekitar 6 jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.15 WIB. 

Proses administrasi pelimpahan tahap II berlangsung di ruang Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis.

Dalam kasus Pasar Turi ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya tak melakukan penahanan pada Herny J Gunawan. Mengingat statusnya tahanan kota pada perkara pidana sebelumnya.

Tidak ditahannya Henry diketahui usai pelimpahan tahap II. Ia didampingi Lilik Djaliyah SH, kuasa hukumnya langsung meninggalkan Kejari Surabaya dengan naik mobil.

Untuk minta konfirmasi pada tersangka Henry, wartawan sempat kesulitan minta komentar Henry lantaran ada beberapa orang di sekelilingnya.

"Minggir...minggir...minggir...," sergah seorang pria.

Kasi Intel Kejari Surabaya, I Ketut Kasna Dedi SH, membenarkan pihaknya tidak menahan tersangka.

"Karena tersangka ini ditahan dalam perkara lain," terangnya usai pelimpahan tahap II.

Menurut Ketut Kasna, dalam kasus ini ada 12 orang pedagang Pasar Turi yang merasa menjadi korban penipuan tersangka Henry.

"Kerugiannya sekitar Rp 1,3 miliar," kata pria kelahiran Bali itu.

Dalam kasus ini, bos PT GBP akan dijerat dengan pasal berlapis. "Henry diduga melanggar pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan," terangnya.

Kasus ini mencuat setelah pedagang Pasar Turi melaporkan ke Polda Jatim, Januari 2015. Setelah melakukan penyidikan, Mabes Polri akhirnya memutuskan untuk mengambil alih kasus itu.

Sesuai laporan pedagang, Henry dianggap menggelapkan dan menipu sebanyak 3.600 pedagang di Pasar Turi. Modusnya, investor memungut biaya sertifikat hak milik atas kios pedagang.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help