Surya/

28 Destinasi Jaman Now

Yuk Menikmati Akhir Pekan di Jembatan Suroboyo. Ada Apa Saja di Sana?

Ingin mencoba sensasi baru berwisata bahari di Pantai Kenjeran? Kalau iya, coba datanglah ke Jembatan Surabaya. Keren deh!

Yuk Menikmati Akhir Pekan di Jembatan Suroboyo. Ada Apa Saja di Sana?
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Suasana akhir pekan di Jembatan Suroboyo. Di sini, tiap Sabtu malam pengunjung bisa menikmati suguhan berupa air mancur menari. 

"Semua fasilitas di sini gratis. Tidak dipungut biaya. Kecuali wisatawan yang ingin menikmati air mancur menari sembari masuk ke wisata THP Kenjeran, dikenakan tiket masuk Rp 6.000," lanjut Resti.

Menurutnya, dari THP Kenjeran, justru tampak lebih menarik. Sebab, dua objek infrastruktur Jembatan Surabaya dan air mancur menari bisa dinikmati sembari bersantai dari spot-spot di THP Kenjeran.

Wisatawan yang datang dari luar kota biasanya datang sore atau siang hari sembari menikmati wahana yang ada. Seperti berenang di Pantai Kenjeran, wisata naik perahu ke Pulau Pasir dengan biaya Rp 10.000 per orang, atau di wahana permainan anak.

"Sejak ada Jembatan Surabaya dengan air mancur menari, pengunjung saat weekend bisa meningkat dua kali lipat, yang mulanya hanya 300 orang, jadi 500-600 orang," ungkap Resti.

(Baca: Jembatan Surabaya, Lokasi Hunting Foto Favorit)

Wisata Jembatan Surabaya tidak hanya bisa dinikmati di malam hari. Di siang hari, wisata yang dibangun Pemkot Surabaya dengan anggaran Rp 200 miliar itu juga ramai dikunjungi wisatawan.

Kebanyakan dari mereka hunting foto saat siang atau pagi hari. Desain jembatan yang futuristik dan kekinian menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah pemandangan kampung warna-warni nelayan Bulak. Kampung nelayan ini sengaja dicat warna-warni agar menjadi daya tarik pengunjung.

"Kalau siang hari, spot favorit ada Jembatan Surabaya, pengunjung suka foto dengan background kampung nelayan yang berwarna-warni. Katanya instagramable, sehingga banyak yang hunting foto, terutama anak muda," ucapnya.

Dinar Diah Pratiwi, pengunjung Jembatan Surabaya mengatakan, sengaja datang untuk menikmati wisata air mancur menari. "Saya dari Tuban. Kebetulan ada saudara di Surabaya, dan anak-anak ingin lihat air mancur menari, ya sekalian wisata paket hemat," ucapnya.

Ia mengajak rombongan keluarganya untuk datang sejak sore di THP Kenjeran. "Senang sih main di sini, tradisionalnya naik perahu dapat, kekiniannya lewat air mancurnya juga dapat. Bagus tempat wisatanya, jauh berubah dari Kenjeran yang dulu," tutur Dinar. 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help