Surya/

Berita Magetan

Swalayan di Magetan Dibobol Pria Berpayung yang Hanya Mengenakan Celana Dalam

Toko swalayan di Magetan dibobol pencuri Selasa (14/11/2017). Anehnya, pelaku beraksi hanya dengan pakai CD serta bawa payung.

Swalayan di Magetan Dibobol Pria Berpayung yang Hanya Mengenakan Celana Dalam
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | MAGETAN - Toko swalayan di Ngariboyo, Kabupaten Magetan dibobol pencuri, Selasa (14/11/2017).

Anehnya, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat bahwa pelaku pencurian itu membawa payung dan hanya mengenakan celana dalam, serta bertelanjang kaki. 

Diduga, payung itu sengaja dibawa pelaku untuk menutupi wajahnya dari sorotan kamera CCTV.

"Tahunya ada orang masuk toko, saat karyawan mau membuka. Ketika semua karyawan masuk, semua rokok yang jumlahnya puluhan slop (1 slop = 10 bungkus) di gudang tidak ada, dan kondisi gudang berantakan," kata salah seorang karyawan yang tidak mau ditulis namanya, Selasa (14/11).

Mengetahui itu, tambahnya, karyawan berinisiatif melapor Polisi, sementara sebagian lainnya melihat komputer untuk membuka rekaman CCTV.

"Kalau yang terlihat di CCTV pelakunya seorang. Itu pun tidak bisa dilihat, karena dia menutupi wajahnya dengan payung besar,'jelasnya.

Polisi berbaju preman melakukan olah TKP di swalayan di Magetan yang dibobol pria berpayung, Selasa (14/11/2017).
Polisi berbaju preman melakukan olah TKP di swalayan di Magetan yang dibobol pria berpayung, Selasa (14/11/2017). (surabaya.tribunnews.com/doni prasetyo)

"Pelaku pencurian itu selain yang telihat hanya pakai celana dalam, sebatas pantat keatas tidak terlihat, tertutup payung hitam. Setelah itu tidak terlihat,"kata karyawan toko swalayan bertubuh kerempeng.

Selama Polisi melakukan olah TKP, karyawan toko swalaan tidak seluruhnya diperbolehkan masuk. Begitu juga jurnalis yang meliput kasus pencurian toko swalayan itu hanya dibolehkan mengambil gambar dari luar kaca.

Kepala Unit Reserse Mobile (Kanit Resmob) Reskrim Polres Magetan Ipda Henrico Suharsono yang dikonfirmasi seusai olah tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan pelaku menutupi wajahnya untuk menghindari sorotan CCTV dengan payung.

"Sementara yang terlihat di rekaman CCTV pelakunya seorang. Diperkirakan masuk ke toko swalayan memanjat tembok belakang,"kata Ipda Henrico kepada Surya, Selasa (14/11).

Dikatakan Ipda Henrico, inventarisasi sementara, barang barang yang dibawa, hanya rokok. Namun jumlah persis berapa slop rokok yang dibawa masih dihitung.

"Kelihatannya yang hilang hanya rokok, jumlah berapa slop masih belum tahu. Ini bagian stock barang masih menghitung,"tandas perwira murah senyum ini. 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help