Surya/

Berita Surabaya

Setelah Kirim Air Tangki, Pria di Surabaya ini Curi Kabel Puluhan Meter Milik Perusahaan

Seorang pria di Surabaya kedapatan mencuri kabel puluhan meter milik PT Dumas di kawasan Tanjung Perak.

Setelah Kirim Air Tangki, Pria di Surabaya ini Curi Kabel Puluhan Meter Milik Perusahaan
ist
Jupri (tengah) saat dibekuk tim Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, karena kedapatan mencuri kabel. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meringkus Jupri, warga Jl Indrapura Jaya, Surabaya.

Dia ditangkap setelah kedapatan mencuri kabel di PT Dumas Jl Nilam Barat No 12, Surabaya, Senin (13/11/2017).

Aksi pencurian dilakukan Jupri usai mengirim air tangki ke PT Dumas.

Berbekal gergaji besi dan alat pemotong, Jupri memotong kabel listrik di perusahaan tersebut. Rupanya, aksi pencurian itu sudah dia rencanakan sebelumnya.

"Saat anggota Resmob tiba di lokasi, pelaku sedang menggulung kabel curiannya. Pelaku langsung kami tangkap," sebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, Selasa (14/11/2017).

Setelah dilakukan penangkapan, selanjutnya Jupri digelandang ke Mapolre Pelabuhan Tanjung Perak. Petugas ikut menyita satu rol kabel sepanjang 20 meter sebagai barang bukti.

"Kami masih melakukan pengembangkan. Pelaku diduga sudah sering melakukan pencurian kabel," ucap Ardian.

Mantan Kanit Jatantas Polrestabes Surabaya ini menuturkan, kini pihaknya sedang menyeldiki apakah ada orang lain yang membantu Jupri saat mencuri.

Sebab Jupri dalam pemeriksaan mengaku, ia sendiri yang merencanakan dan melakukan pencurian tersebut.

Diduga kuat, Jupri merencanakan aksinya bersama sang sopir truk air tangki. Ini karena Jupri merupakan kernet truk air tangki tersebut.

"Saya melakukan pencurian baru sekali ini. Saya melakukan sendiri dan rencananya kabel listrik akan dijual," aku Jupri.

Dalam kasus ini, Jupri dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancam hukuman 7 tahun penjara

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help