Surya/

Berita Pendidikan Surabaya

Model Baru, SMA Double Track, Lebih Dulu Diterapkan pada SMA Swasta, begini Konsepnya

Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim mulai melakukan koordinasi dengan SMA swasta untuk penerapan double track.

Model Baru, SMA Double Track, Lebih Dulu Diterapkan pada SMA Swasta, begini Konsepnya
surya/sulvi sofiana
Kadindik Jatim Saiful Rachman 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim mulai melakukan koordinasi dengan SMA swasta untuk penerapan double track.

Kepala Dindik Jarim Saiful Rachman mengungkapkan sasaran double track akan diterapkan pada SMA swasta terlebih dahulu.

Meskipun demikian masih ada kekhawatiran akan persaingan penerimaan siswa antara SMA dan SMK.

Sebab, ketrampilan pada SMA Doule Track juga menyiapka siswa untuk siap kerja seperti SMK.

Konsepnya, ketrampilan tambahan yang diberikan kepada siswa SMA diporsikan sebagai ekstra kurikuler (Ekskul).

Bisa dilaksanakan pada Jumat atau Sabtu sore dengan ketentuan tiap siswa minimal satu tahun bergabung dengan ekskul.

"Sekolah bisa mengusulkan sesuai dengan tenaga dan saranannya, nanti akan kami kaji untuk bisa difokuskan dan mendapat sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)," ujarnya usai membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kepala SMA Swasta Se-Jatim di Hotel Mercure, Selasa (14/11/2017).

Antusias sekolah terlihat dengan beberapa sekolah di daerah pinggiran yang sudah mengusulkan program keterampilan di SMA-nya.

Apalagi Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Jatim berada di angka 30 persen.

Padahal, APK pendidikan menengah Jatim hampir menyentuh 80 persen. Artinya, ada sekitar 50 persen anak SMA atau SMK yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help