Surya/

28 Destinasi Jaman Now

Jembatan Surabaya, Lokasi Hunting Foto Favorit

Surabaya punya banyak tempat menarik untuk hunting foto. Salah satunya adalah Jembatan Surabaya ini.

Jembatan Surabaya, Lokasi Hunting Foto Favorit
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Dua remaja berswafoto dengan latar mural di kawasan Jembatan Suroboyo beberapa waktu lalu. Mural di tembok kawasan wisata Pantai Ria Kenjeran itu menjadi daya tarik sebagai tempat untuk berfoto dan swafoto selain berkunjung ke Jembatan Suroboyo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suasana Sabtu (21/10) malam di Jembatan Surabaya cukup ramai.

Di tengah keramaian itu ada Mohammad Ferdiansyah yang bukan sekali ini saja 'dolan' ke jembatan Surabaya. 

Setidaknya, ia sudah tiga kali ini singgah untuk hunting foto. Sekali saat malam hari, siang hari, dan saat ini berburu foto air mancur dan jembatan. 

"Kalau saat ada air mancur menari saat bareng-bareng keluarga. Sekarang sama teman-teman mau hunting foto," kata Ferdi.

Ia terlihat membawa kamera DSLR. Sedang seorang temannya membawa drone. Mereka ingin mengabadikan Kenjeran, yang berubah jika dibandingkan sepuluh tahun lalu.

"Kalau dulu identiknya Kenjeran tempat mesum, bukan wisata recommended. Sekarang berubah, kalau seperti ini yang datang pasti banyak," ucapnya.

Ia mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang menyediakan fasilitas wisata pantai yang cukup cantik. Meski bukan keindahan laut biru yang disajikan, pemandangan apik dari jembatan, kampung nelayan warna-warni, dan air mancur menari, cukup menjadi magnet bagi wisatawan.

"Sekarang eranya orang wisata memang buat foto-foto sih, kalau ke sini siang harus betah panas," ujarnya.

Hal serupa juga dilakukan sekelompok remaja. Kamila Septidewi (16), asyik selfi dengan background kampung nelayan warna-warni. Dengan tongsis yang dibawa, Mila dan tiga kawannya sempat menjepret beberapa kali untuk mendapat pose yang paling baik.

"Tadi foto-foto di dinding mural sebelum masuk jembatan, lanjut di air mancur menari," terang Mila.

Ya, sepanjang jalan Kenjeran Batu-Batu, dinding pinggir jalan, dicat dengan aneka gambar mural. Mural itu secara khusus dibuat Komunitas Mural Surabaya, yang melibatkan para siswa untuk mempercantik kawasan Pantai Kenjeran. Tema mural cukup beragam. Salah satunya tentang Surabaya dan biota laut.

Mural itu tak hanya ada di dinding THP Kenjeran, melainkan juga mewarnai Kampung Nelayan. Selain atap dicat warna-warni, rumah nelayan juga diberi mural tokoh-tokoh dunia. Seperti Del Piero, mural Persebaya, dan beberapa gambar mural lain.

Menurut Mila, foto dengan latar belakang mural nge-tren di kalangan anak muda. "Nanti tinggal main caption saja," ungkapnya.

Namun, lanjut Mila, daya tarik utamanya memang pada air mancur menari. Sebab pertunjukannya tidak setiap hari. Jika ingin dapat momen pas saat pertunjukan, harus berangkat lebih awal. Bisa dipastikan, saat akhir pekan jalanan akan macet, lantaran pengunjung yang membludak.

"Spot paling bagus menurutku sih dari atas anjungan. Karena bisa kelihatan jembatan dan air mancurnya," ucap Mila. 

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help