Surya/

Berita Tulungagung

Diam-diam Satpol PP Tulungagung Mengevakuasi Bogor, Orang Gila yang Dibuang ke Tengah Hutan

Setelah dikecam banyak orang, Satpol PP Tulungagung kembali mengevakuasi Bogor, pria pengidap gangguan jiwa yang sebelumnya dibuang ke hutan.

Diam-diam Satpol PP Tulungagung Mengevakuasi Bogor, Orang Gila yang Dibuang ke Tengah Hutan
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Bogor saat dibuang di tengah hutan Luk 9, di ruas jalan menuju Kecamatan Pucanglaban. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Setelah mendapat kecaman secara luas, Satpol PP Kabupaten Tulungagung mengevakuasi Bogor, orang gila yang sebelumnya dibuang ke tengah hutan Luk 9 Dusun Kasrepan, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban.

Seorang petugas medis mengungkapkan, Satpol PP sempat membawa ke Puskesmas Beji, Kecamatan Boyolangu. Namun Bogor kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Iskak.

Kabid Pemasaran dan Informasi RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai membenarkan, bahwa Bogor dibawa ke RSUD dr Iskak, Selasa (14/11/2017) sore.

"Karena kondisinya kumal dan sangat bau, awalnya dibersihkan dulu. Sekarang dirawat di ruang psikiatri," terang Rifai.

Selanjutnya Bogor akan mendapatkan terapi kejiwaan. Jika kondisinya tidak berubah, maka akan dirujuk ke RSJ Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

"JIka nanti sudah sembuh, maka akan dikirim ke Dinas Sosial Provinsi. Karena Dinas Sosial kabupaten belum punya tempat penampungan," tambah Rifai.

Rifai menegaskan, RSUD dr Iskak akan memperlakukan Bogor dengan baik. Jika nantinya sudah sembuh, para prinsipnya tidak akan mengembalikan Bogor ke jalanan.

(Baca: Satpol PP Tulungagung Dikecam Karena Membuang Orang Gila ke Tengah Hutan)

Sebelumnya Senin (13/11/2017) siang warga melihat Satpol PP menjemput Bogor dari tempatnya mangkal di Pasar Ngunut. sekitar pukul 15.00 wib warga melihat Bogor berada di tengah hutan Luk 9 Dusun Kasrepan, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban.

Bogor berbaring di ruas jalan utama menuju Kecamatan Pucanglaban. Warga pun yakin, Satpol PP sengaja membuang Bogor. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help