Surya/

Berita Surabaya

Ada Kapal Pesiar Sandar di Pelabuhan Perak, Keuntungah ini Didapat Taksi Online dan Konvensional

Kedatangan kapal pesiar di Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak Surabaya ternyata mampu membuat sejumlah sopir taksi mendapatkan untung.

Ada Kapal Pesiar Sandar di Pelabuhan Perak, Keuntungah ini Didapat Taksi Online dan Konvensional
surya/achmad zaimul haq
KAPAL PESIAR - Warga berfoto dengan latar kapal pesiar Seabourn Encore yang berlabuh di Pelabuhan Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, Selasa (14/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kedatangan kapal pesiar di Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak Surabaya ternyata mampu membuat sejumlah sopir taksi mendapatkan untung. Baik taksi konvensional atau online.

Ini karena mereka tidak perlu lagi bingung mencari penumpang, cukup hanya mengantre di parkiran pelabuhan Tanjung Perak saja.

Hendra Wijaya (57), sopir taksi konvensional sekaligus warga platuk Donomulyo ini mengaku setiap kali ada kapal pesiar berlabuh, dirinya tak perlu cari penumpang sampai pukul 18.00 WIB.

"Iya, tadi saya ngantre dari jam 08.00 WIB. Kebetulan taksi saya kerjasama dengan pihak PT Pelindo III. Jadi kita terorganisir di sini, tinggal mengantre," katanya sambil menunggu turis yang akan berkeliling.

Hendra mengaku meski tak fasih berbahasa Inggris, dirinya mengerti sedikit dan sebagai media komunikasi, para turis membawa tujuan yang dimaksud.

"Jadi tinggal antar saja, mereka sudah membawa daftar tujuannya," tambahnya.

Selain taksi konvensional, ternyata di parkiran Pelabuhan Gapura Surya Nusantara juga terdapat taksi online. Bahkan ada juga perseorangan yang menyewakan mobilnya.

Melihat hal ini Denny Wuwungan, Manager Pelayanan Terminal Jamrud, Tanjung Perak membebaskan siapa saja untuk menyediakan jasa transportasi untuk tamu yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Semakin banyak transportasi yang tersedia, semakin bagus. Banyak alternatif kan. Kami tidak pernah membatasi taksi konvensional atau berbasis aplikasi. Semuanya bebas mencari penumpang, yang penting tidak buat ulah," tuturnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help