Surya/

Berita Surabaya

Tim Penyelamat masih Banyak Tak Bisa Nyelam, Pemkot akan Melakukan Hal ini

Pemerintah Kota Surabaya berencana memberikan pendidikan tambahan untuk regu penyelamat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Linmas.

Tim Penyelamat masih Banyak  Tak Bisa Nyelam, Pemkot akan Melakukan Hal ini
SURYA Online/Fatimatuz Zahro
Tri Rismaharini 

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya berencana memberikan pendidikan tambahan untuk regu penyelamat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Linmas.

Pendidikan yang diberikan rencananya adalah pelatihan khusus untuk berenang dan menyelam.

Hal ini lantaran banyak anggota BPB dan Linmas Kota Surabaya yang belum menguasai keterampilan menyelam.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, saat ini kejadian bencana yang banyak terjadi adalah bencana orang atau anak-anak yang tenggelam. Mulai di sungai dan juga di laut.

“Kejadiannya tergolong banyak, pernah kemarin itu ada kejadian, anak tenggelam di sungai. Tapi pas saya lihat itu teman-teman dari Linmas kok menyelamatnyannya hanya ditepi. Ternyata saat ditanya mereka nggak bisa menyelam,” kata Risma, Senin (13/11/2017).

Oleh sebab itu, saat ini sedaang menghubungi trainer berenang danmenyelam untuk melatih regu dan BPB dan Linmas Kota Surabaya. Pelatihan akan dilakukan segara bergiriran hingga para petugas penyelamatan bencana tersebut bisa ahli menyelam.

“Kalau mereka sudah ahli dan bisa menyelam, nanti nggak akan di tepi lagi kalau akan melakukan penyelamatan. Bisa langsung cepat dalam melakukan penyelamatan,” kata wanita yang juga mantan Kepala Bappeko Surabaya.

Dikatakan Risma, saat ini BPB dan Linmas memang diterjunkan di setiap adanya laporan dari Command Center melalui panggilan cepat di nomor 112.

Setiap kejadian yang dilaporkan ke Command Center akan langsung direspon dalam waktu kurang dari 15 menit.

“Sekarang ini laporan banyak sekali, warga sudah mulai terbiasa untuk melaporkan kejadian bencana ke Command Center, kadang itu malah dari luar kota lapornya ke Command Center. Ya gimana kalau bukan wilayah kita ya gimana,” kata Risma.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help