Berita Probolinggo

Rumah Warga Ini dari Bambu dan Atap Sering Bocor, Tapi Punya Sapi dan Kambing Banyak, Aneh?

Dinding rumahnya dari bambu, lantai masih tanah, atap pun sering bocor saat hujan. Tapi ia punya sapi dan kambing banyak. Kok aneh?

Rumah Warga Ini dari Bambu dan Atap Sering Bocor, Tapi Punya Sapi dan Kambing Banyak, Aneh?
surya/galih lintartika
Rumah tak layak huni yang hendak diperbaiki Pemkab Probolinggo 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Suksesnya program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Probolinggo tidak terlepas dari perjuangan fasilitator program dan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Dalam program ini, peran keduanya sangat penting. Sebab, mereka harus benar-benar mensupport dan memotivasi para calon penerima bantuan agar berjuang untuk memaksimalkan bantuan yang sudah diberikan.

Salah satu contoh yang dialami fasilitator program pusat yakni BSPS, Deni Ardihansah.

Kepada Surya, Deni menceritakan semua pengalamannya.

Ia pernah menemui calon penerima ini yang rumahnya sangat tidak layak huni.

Dindingnya dari bambu, lantai masih tanah, atap pun sering bocor saat hujan.

"Tapi anehnya, keluarga itu justru punya sapi dan kambing yang jumlahnya lumayan banyak. Semisal itu dijual pun, ya mampu untuk mencukupi biaya pembangunan rumah," kata dia.

Namun, kata dia, mereka justru tak memikirkan hal itu.

Menurut dia, masyarakat di sini, lebih cenderung suka membeli sapi, kambing dan tanah saat memiliki uang.

Mereka jarang sekali memikirkan kondisi rumah mereka seperti apa.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help