Surya/

Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan

PKH sebagai salah satu program prioritas nasional telah berfungsi sebagai tulang punggung penanggulangan kemiskinan yang...

Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan - pkh_20171113_142136.jpg
ist
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan - pkh_20171113_142146.jpg
ist
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan - pkh_20171113_142228.jpg
ist
Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI Efektif Turunkan Kemiskinan dan Kesenjangan

SURYA.co.id - Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial (Kemensos) RI, sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2017, adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM)) PKH.

PKH sudah dijalankan sejak tahun 2007 dengan syarat anak usia sekolah, balita, dan ibu hamil. Tahun 2016 persyarakat penerima manfaat PKH diperluas dengan penyandang disabilitas berat, atau lanjut usia 70 tahun ke atas. 

Tujuan program di antaranya:

  • Meningkatkan taraf hidup keluarga penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial;
  • Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan;
  • Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan sosial;
  • Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

Tahun 2016 Penyaluran PKH dilakukan secara nontunai dengan menggunakan kartu kombo yang dinamakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Kartu ini merupakan media penyaluran Bantuan Sosial dan Subsidi Pemerintah dengan menggunakan Kartu Debet yang dikeluarkan Himpunan Bank Negara (Himbara).

Kartu ini dapat merekam data penerima, berfungsi tabungan dan memiliki dompet (e-wallet) untuk belanja dari alokasi kuota barang. Sistem kartu debet yang memadukan e-wallet dan tabungan, merupakan karya inovatif pertama kali digunakan di antara negara-negara yang melaksanakan Conditional Cash Transfer (CCT).

Upaya tersebut dapat ditempuh dengan cara memadukan berbagai jenis bantuan sosial, meningkatkan nilai manfaat bantuan sosial dan memperluas target ke seluruh jumlah penduduk yang kategori miskin dan hampir miskin.

Untuk itu pemerintah sejak tahun 2016 sudah melakukan upaya mengintegrasikan program-program bantuan sosial dalam kerangka kebijakan perlindungan sosial secara komprehensif.  Pendekatan yang sektoral dan fragmentaris dihindarkan, sebagaimana instruksi Presiden bahwa, “bantuan sosial harus terpadu/terintegrasi.”

Dalam rangka meningkatkan perlindungan sosial bagi lanjut usia kurang mampu di atas 70 tahun dan penyandang disabilitas berat, pemerintah menginisiasi PKH Lanjut Usia di atas 70 tahun dan PKH Penyandang Disabilitas Berat, serta PKH Akses untuk daerah terpencil.

Sampai September 2017 terdapat 147.014 KPM lanjut usia dan 48.255 KPM penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan PKH.

Selanjutnya, untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial di wilayah terpencil/sulit akses layanan sosial dasar serta mengantisipasi KPM PKH menjadi miskin kembali akibat Bencana Alam/Sosial, dilaksanakan PKH Akses untuk 44.933 KPM yang diperuntukkan bagi mayarakat di Papua, Papua Barat, korban bencana alam dan sosial, gelandangan dan pengemis (unregister peopel), serta keluarga yang melarat dan terlantar (inclussion error).

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help