Surya/

Berita Magetan

Hujan 30 Menit, Pohon-pohon Peneduh di Magetan Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang yang berlangsung selama 30 menit, menumbangkan sejumlah pohon peneduh di Magetan, Senin (13/11).

Hujan 30 Menit, Pohon-pohon Peneduh di Magetan Tumbang
Surabaya.tribunnews.com/doni prasetyo
Salah satu pohon di Magetan yang tumbang saat hujan deras disertai angin kencang melanda daerah itu, Senin (13/11/2017). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Meski hanya berlangsung sekitar 30 menit, hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Magetan, menyebabkan beberapa pohon peneduh jenis akasia, tumbang, Senin (13/11/2017).

Untungnya, tidak ada korban jiwa di dalam insiden tersebut. 

"Hujan lebat disertai angin yang turun sekitar pulul 14.35 WIB dan hanya beberapa menit itu, sempat merobohkan pohon peneduh yang ada di wilayah Magetan kota,"kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magetan Ferry Yoga Saputra kepada Surya, Senin (13/11)

Lokasi kejadian, lanjut Ferry, merupakan jalan protokol yang biasanya dijadikan tempat berjualan pedagang makanan kaki lima. Namun, saat terjadinya pohon roboh itu, pedagang sudah banyak yang pulang.

"Tempat terjadinya pohon berdiameter sekitar 50 centimeter itu, hanya beberapa meter dari kejadian mobil guru seruduk pedagang batagor, dan es cincau kemarin. Ditempat itu memang dipenuhi pedagang kaki lima, tapi pas pohon roboh, sudah sepi,"kata putra mantan politisi PDIP Prayogo Prayitno ini.

Menurut Ferry, hujan lebat disertai angin itu awalnya sudah turun dengan intensitas ringan hingga sedang, dan sebelum turun dengan intensitas tinggi, hingga merobohkan pohon akasia yang berada tepat didepan hotel Imelda itu.

"Pohon yang tumbang itu, tidak terlihat keropos, makanya banyak yang bertanya tanya. Saat ambruk, juga banyak warga kaget. Untung saja tidak ada korban jiwa,"kata Ferry.

Dikatakan Ferry, robohnya pohon akasia itu, tim BPBD Kabupaten Magetan langsung turun menentukan langkah langkah bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan robohan pohon itu.

"Tim BPBD bersama warga,dengan menggunakan chainsaw (Gergaji mesin) bergotong royong membersihkan bekas bekas pohon itu,"katanya 

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help