Surya/

Citizen Reporter

Membakar Semangat dengan Yel Yel ala Mudipat

yel-yel itu tidak saja menjadikan pelajar SD Mudipat Surabaya ini semangat, namun juga memuous rasa kangen selama 3 hari jauh dari rumah ...

Membakar Semangat dengan Yel Yel ala Mudipat
muhimmatul azizah/citizen reporter
Latihan dasar kepemimpinan SD Mudipat Pucang Surabaya 

Reportase Muhimmatul Azizah
Guru SDMuhammadiyah 4 Pucang Surabaya

... demi janji kita pada merah putih / demi tekad kita di tempat berlatih / tak pernah menyerah, pantang putus asa karena kita Mudipat hebat ...

 

PETIKAN yel-yel itu dilantunkan 270 pelajar kelas VI SD Muhammadiyah 4 Surabaya saat mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Villa Narwastu Pacet, Mojokerto, Selasa-Kamis (17-19/10/2017).

Seluruh peserta dibagi menjadi 28 kafilah, terdiri dari 14 kafilah putra dan 14 kafilah putri, dengan setiap kafilah terdiri dari 10-11 siswa. Sebelum LDK, peserta diminta menghafalkan surat dalam Al Quran juz 30 dan sejumlah doa harian, dengan dibekali kartu hafalan.

Selanjutnya, masing-masing kafilah harus menyelesaikan problem solving materi keorganisasian dan membuat power point untuk dipresentasikan saat LDK.

Saat LDK berlangsung, rasa senang, semangat, kebersamaan dan kekompakan terpancar dari wajah-wajah peserta. Khususnya saat membawakan yel-yel secara bersama-sama. Yel-yel ini memang khusus diciptakan oleh M Syaikhul Islam, Wakil Kepala Sekolah untuk kegiatan LDK. Berupa untaian kata-kata penuh makna dengan dibarengi gerakan-gerakan tertentu.

Alumnus Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) itu mengatakan, ada pesan moral di setiap kalimat dan gerakan yel-yel. “Yel-yel di setiap kegiatan akan menumbuhkan semangat dan kekompakan, jika semangat sudah terbentuk akan tumbuh kesenangan, jika rasa senang sudah tumbuh, prestasi akan mudah diraih. Selaras dengan tema LDK kali ini, yaitu cerdas, berkarakter dan berprestasi,” ujarnya.

Rasa senang dirasakan Boemi Favian, siswa kelas VI-G. “Senang, tidak ada rasa ngantuk dan lelah meski 3 hari. Apalagi kalau bareng-bareng menyanyikan yel-yel, wuih luar biasa. Rasanya tidak kepingin pulang, padahal biasanya aku suka kangen mama,” ujarnya sambil meringis.

Selam tiga hari, peserta mendapat materi tentang kemuhammadiyaan, keorganisasian, leadership, membangun karater, termasuk materi pendukung tentang bahaya narkoba.

Tak kalah menariknya adalah kegiatan outbound. Ada beberapa pos yang harus dilewati peserta.  Di setiap pos memiliki tantangan yang unik dan seru yang mengajarkan keberanian, kerjasama juga tanggung jawab, baik individu maupun kelompok.

Sebelum pemberangkatan, setiap kafilah harus melantunkan yel-yel LDK dengan kompak, semangat dan bergembira demi mendapat nilai tertinggi. Inilah keseruan LDK dengan yel-yel yang luar biasa.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help