Surya/

Lapor Cak

Hati-hati Lewati Jl Jemur Andayani, Banyak Sisa Material dan Cor-coran Belum Rata Aspal

Jalan Jemur Andayani yang sedang proses finishing, kini sudah bisa dilalui kendaraan. Terutama dari arah tumur, dari traffick light.

Hati-hati Lewati Jl Jemur Andayani, Banyak Sisa Material dan Cor-coran Belum Rata Aspal
surya/fatkhul alami
NEKAT MELINTAS - Kendaraan nekat melintas Jl Jemur Andayani meski belum mulus dan banyak barrier sebagai penghalang cor saluran air yang muncul. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi pengendara yang melintasi Jl Jamur Andayani (terutama di atas proyek saluran air) wajib hati-hati. Jika tidak, maka bisa celaka di sana.

Jalan Jemur Andayani yang sedang proses finishing, kini sudah bisa dilalui kendaraan. Terutama dari arah tumur ke barat, tepatnya dari traffick light (TL) Jemur Andayani.

Di proyek saluran air yang kini dijadikan jalan itu, sekarang sudah tak ada pembatas lagi. Sehingga setiap hari ribuan kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintas.

"Sudah beberapa hari terakhir bisa dilewati mobil dan motor, tapi harus hati-hati loh," kata Irawan, salah satu warga Jl Jemur Ngawingan Surababaya, Jumat (10/11/2017).

Irawan mengingatkan, jalan yang dulunya sungai itu masih membahayakan. Jalan belum mulus, karena banyak cor saluran air yang muncul ke atas dan belum rata dengan aspal.

Selain itu, juga banyak lubang dan tumpukan sisa material bangunan di beberapa titik.

"Jalan juga masih banyak barrier warna oranye di tengah jalan. Kalau tidak hati-hati bisa menabrak atau terperosok ke lubang," ingat Irawan.

Irawan berharap, Jl Jemur Andayani bisa secepatnya mulus dan lubang-lubang segera ditutup dan diratakan. Sehingga pengendara tidak terancam.

"Pengendara motor biasanya kencang-kencang, jadi harus hati-hati," cetusnya.

Imam Malik, juga memberi komentar dengan kondisi Jl Jemur Andayani yang dukunya sungai. Karema kondisi jalan tak mulus, tapi sudah dibuka dan dilintasi kendaraan.

"Kalau memang belum selesai, seharunya jangan dibuka seperti sekarang. Sekarang sudah banyak kendaraan yang lewat, tapi kondisi jalan masih membahayakan," nilai Malik.

Warga Jl Jemursari itu menuturkan jika masih dikerjakan seharusnya tidak diperbolehkan kendaraan lewat. Kenyataanya sekarang sudah tak ada pembatas dan banyak kendaraan nekat lewat.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help