Surya/

Berita Ekonomi Bisnis

Bank Jatim Siap Penuhi Target Setoran Awal Dana Haji

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur satu dari 17 perbankan syariah yang dipercaya Kemenag untuk mendapat setoran awal dana haji.

Bank Jatim Siap Penuhi Target Setoran Awal Dana Haji
foto/antara
Anggito Abimanyu

SURYA.co.id | SURABAYA- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur satu dari 17 perbankan syariah yang dipercaya Kementerian Agama (Kemenag) untuk mendapat setoran awal dana haji.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menargetkan tiap tahun 17 perbankan syariah ini mampu mengelola dana dari 450.000 calon jemaa haji (CJH).

"Selama ini dalam setahun baru terpenuhi sekitar 350.000 CJH. Sehingga perlu dikembangkan lebih luaa lagi, termasuk oleh Bank Jatim," kata Anggito Abimanyu, anggota Badan Pelaksana BPKH, dalam acara Indonesia Shari'a Economic Festival, Jumat (10/11/2017).

Per Juni 2017, dana haji yang ada di Kemenag mencapai Rp99,5 triliun. Per 31 Oktober diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Setelah selesai akan dimigrasikan dan ditransfer atas nama rekening BPKH. Transfer tersebut rencananya dilakukan pada Desember mendatang.

Dana haji yang mencapai Rp 99,5 triliun berasal dari 4 juta jemaah yang menyetorkan setoran awal haji sebesar Rp25 juta pada bank penerima setoran dana haji.

Mulai tahun 2018, nilai manfaat atau pengembalian dana haji tidak akan dialokasikan seluruhnya untuk dana operasional jemaah haji. Ini karena tersebut, termasuk milik jemaah haji yang belum atau menunggu berangkat.

“Nilai manfaat akan dialokasikan untuk operasional haji,virtual account untuk jemaah haji tunggu, dan biaya operasional BPKH,” jelas Anggito.

Mengacu UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Dana Haji mengamanatkan BPKH untuk mewajibkan setiap calon jemaah haji untuk memiliki virtual account.
Bank yang ditunjuk menerima setoran awal dana haji juga diwajibkan memiliki virtual account.

Virtual account tersebut akan mencatat jumlah setoran uang dan nilai manfaat atau return yang diperoleh setiap bulannya dari hasil invetasi yang dilakukan BPKH.

“Jadi dengan virtual account ini, dana milik calon jamaah haji bisa dipantau,” ungkap Anggito.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help