Surya/

Sosok

Thea Rahmani Putri My: Ingin Jadi Zin

“Aku kan suka nge-dance, jadi happy saat lakukan zumba. Stres akibat rutinitas pekerjaan bisa hilang,” kata gadis bernama Thea Rahmani Putri My.

Thea Rahmani Putri My: Ingin Jadi Zin
surya/achmad pramudito
Thea Rahmani Putri My 

SURYA.co.id | SURABAYA - Olahraga tak hanya bikin badan sehat, tetapi hati juga bisa senang. Itulah yang dirasakan Dhea saat aktif melakuan zumba.

Sebab, olahraga yang rutin dilakukan saban akhir pekan sekali ini lebih terkesan ‘menari’ diiringi alunan musik yang rancak.

“Aku kan suka nge-dance, jadi happy saat lakukan zumba. Stres akibat rutinitas pekerjaan sehari-hari bisa hilang,” kata gadis bernama lengkap Thea Rahmani Putri My ini, Minggu (5/11/2017).

Ber-Zumba ria ini diakui Dhea sudah dijalani sejak masih tinggal di Batam. Ketika kemudian merantau ke Surabaya, Dhea pun langsung mencari tempat-tempat untuk bisa melanjutkan ber- zumba.

Menurut sulung dari tiga bersaudara ini, dia rutin zumba tiap hari Minggu.

“Karena luangnya kan tiap hari Minggu. Kalau kerjaan lagi padat ya bisa terlewatkan. Tapi, minim sebulan sekali pasti zumba,” tandasnya.

Berlatih zumba ini dilakukan selama dua jam.

“Zumba ini bikin seluruh badan bergerak diiringi lagu. Jadi bisa bener-bener bikin fresh,” tutur Dhea yang kini sibuk menjadi PR Grand Darmo Suite Hotel Surabaya.

Zumba, lanjut Dhea, jadi agenda rutin yang tak boleh dilewatkan. Sebab, ketika lewat tak latihan zumba tubuhnya pasti terasa tidak nyaman.

“Bisa dibilang zumba ini hobi yang bikin sehat sekaligus hilangkan stres,” tandas Dhea yang masih menempuh pendidikan di UT Universitas Airlangga Jurusan Ilmu Komunikasi sekaligus memperdalam ilmu Public Relation di Prisma Profesional Surabaya.

Aktivitas zumba, diakui Dhea tak bikin berat badan susut meski dilakukan dalam waktu cukup lama. Kalau pun bobotnya sekarang surut dari semula 50 kg jadi 47 kg bukan karena rutin ber-zumba.

“Ini karena sering telat makan,” kata gadis kelahiran Batam, 11 Desember 1997 ini sambil tertawa. Karena efek positif dari zumba ini pula, orangtuanya sangat mendukung aktivitas sehat ber-zumba ini.

Ingin jadi ‘zin’ (instruktur zumba)? “Ingin banget sih. Cuma kan harus belajar khusus kalau jadi zin ya. Sedang waktunya yang nggak ada,” cetusnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help