Surya/

Citizen Reporter

Pengenal Potensi Diri dan Menjadi Diri Sendiri cara Dewi Dee Lestari

perjuangan pertama seorang penulis adalah membubuhkan kata ‘tamat’ di akhir buku, artinya mampu menyelesaikan karya ...

Pengenal Potensi Diri dan Menjadi Diri Sendiri cara Dewi Dee Lestari
binti quryatul masruroh/citizen reporter
Dewi Dee Lestari 

Reportase Binti Q. Masruroh
Alumnus Sastra Indonesia Universitas Airlangga

 

 

PENTING untuk seseorang mengenali passion diri, tahu apa yang bisa ia berikan untuk lingkungannya dengan passion yang ia miliki. Setiap orang unik dan berbeda. Kita tidak perlu bicara masalah-masalah yang besar. Kalau masing-masing orang menyalurkan bakat yang dimilikinya untuk kemanfaatan bersama, perbaikan akan terwujud.

Seperti itulah untaian kata Dewi Lestari dalam talkshow  Perempuan Kontemporer: Perjuangan Mengisi Kesempatan di Universitas Airlangga, Minggu (29/10/2017).

Dalam forum itu, setidakknya saya mendapatkan suntikan motivasi dari Dee, nama pena Dewi Lestari.

Ada beberapa tokoh penting yang mengisi talkshow yang berlangsung dalam beberapa sesi itu. Tapi, Dee yang membuat saya tertarik untuk datang ke sana.

Pembawaannya santai namun meyakinkan. Kepada ratusan mahasiswa yang datang ia meyakinkan bahwa apapun passion yang dimiliki seseorang, pastikan bahwa ia menjadi yang terbaik.

“Kalau jadi dokter, pastikan jadi dokter terbaik. Kalau jadi insinyur, pastikan jadi insinyur terbaik. Kalau jadi arsitek, pastikan jadi arsitek terbaik. Begitu juga dengan penulis,” ucap Dee.

Lantas, bagaimana mengetahui apa passion kita? Passion adalah ketika kita rela mengerjakan sesuatu tanpa ada yang menyuruh dan meminta. Senang meskipun imbalan yang datang mungkin tak seberapa. Passion yang ditekuni akan menjadi sebuah skill. Skill lah modal yang sedang banyak dicari saat ini.

Halaman
12
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help