Surya/

Berita Gresik

Musim Pancaroba, BPBD Himbau Warga Desa Rawan Bencana di Gresik Tetap Waspada

Daerah yang rawan terkena bencana alam banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, sungai anak kali Lamong dan sungai Brantas.

Musim Pancaroba, BPBD Himbau Warga Desa Rawan Bencana di Gresik Tetap Waspada
surabaya.tribunnews.com/Sugiyono
Warga melintas di Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng yang tergenang akibat luapan kali Lamong, Kamis (16/2/2017). 

SURYA.co.id | GRESIK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

Diharapkan masyarakat peka terhadap perubahan musim pancaroba ini.

Sosialisasi ini terus disampaikan tim PBBD agar masyarakat terhindar dari bencana alam.

Sebab, selama ini bencana alam di Gresik terus menghantui masyarakat.

Mulai bencana alam banjir, bencana alam kekeringan, angin puting beliung dan bencana dari industrialisasi.

Daerah yang rawan terkena bencana alam banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, sungai anak kali Lamong dan sungai Brantas.

Daerah tersebut di antaranya Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Driyorejo, Dukun dan Bunga.

Sedangkan yang rawan terkena bencana alam kekeringan di antaranya, Kecamatan Benjeng, Balongpanggang, Manyar dan Cerme.

Dari bencana alam yang terus menghantui masyarakat Gresik ini, diharapkan warga terus waspada sehingga bisa terhindar dari bencana alam.

"Jika terjadi bencana alam, masyarakat agar mengamankan diri bersama keluarga. Dan segera memberi tahu kami (BPBD,red)," kata Abu Hassan, Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Senin (6/11/2017).

Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur Sudarmawan (dua dari kanan), memberikan penyuluhan terhadap masyarakat rawan bencana di Gresik, Selasa (31/10/2017).
Kepala BPBD Provinsi Jawa Timur Sudarmawan (dua dari kanan), memberikan penyuluhan terhadap masyarakat rawan bencana di Gresik, Selasa (31/10/2017). (surya/sugiyono)

Abu Hassan juga menghimbau agar masyarakat waspada terhadap musim pancaroba.

"Masyarakat dihimbau untuk waspada pada musim pancaroba yang bisa terjadi bencana alam puting beliung, banjir bandang dan pergerakan tanah (gempa, red). Harap masyarakat memantau lingkungan sekitar," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help