Surya/

Berita Surabaya

Buka Ajang Airlangga Book Sale, Begini Kata Gus Ipul

Wagub Jatim, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka ajang Airlangga Book Sale di Unair. Ini yang dia sampaikan di sana.

Buka Ajang Airlangga Book Sale, Begini Kata Gus Ipul
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf membuka Airlangga Book Sale, Senin (6/11/2017) di Kampus C Universitas Airlangga. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf membuka Airlangga Book Sale, Senin (6/11/2017) di Kampus C Universitas Airlangga.

Di ajang itu, buku-buku dijual dengan bandrol harga murah, mulai Rp 5 ribu hingga Rp 30 ribu.

Gus Ipul,sapaan Saifullah Yusuf mengapresiasi Airlangga Book Sale yang telah terselengara atas kerja sama Universitas Airlangga dengan departemen ilmu informasi dan perpustakaan (IIP).

Menurutnya, kampus sebagai salah satu lembaga pendidikan mesti turut ikut andil dalam meningkatkan dunia literasi, baik membaca maupun menulis.

”Selama ini kami dorong terus minat baca melalui sekolah, kampus, serta LSM. Pemprov sudah bekerja sama dengan Unair dan sejumlah instansi dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat. Hasilnya, setiap tahun semakin meningkat,” ujar Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul berharap penerbitan buku di Indonesia kian meningkat. Berdasar data, jumlah buku yang diterbitkan di Indonesia hanya berada dalam angka 30 ribu judul buku per tahun. Sementara itu, negara-negara lain di Asia mencapai lebih dari 60 sampai 200 ribu judul buku.

”Minat baca juga bergantung pada kesediaan buku. Semakin beragam buku yang beredar, keinginan baca akan kian tinggi,” imbuhnya.

Pembukaan Airlangga Book Sale bertepatan dengan talkshow ”Pergerakan Literasi Surabaya: Menelaah Literasi dari Berbagai Sudut Pandang”.

Dalam talkshow itu dihadirkan pegiat literasi yang mengembangkan perpustakaan jalanan serta mendekati dan memfasilitasi masyarakat agar lebih mengenal perpustakaan.

”Dengan membaca, hidup dapat berkualitas. Membaca adalah jembatan agar hidup lebih baik. Semua harus terus berusaha mendorong minat baca masyarakat itu. Masih banyak yang harus di kerjakan. Belum semua masyarakat peduli pentingnya membaca,” tambahnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help