Berita Madura

Polisi Tetap Selidiki Kematian Mahasiswa di Diklat Menwa Gabungan Universitas Trunojoyo

Meski kematian seorang mahasiswa dalam diklat Menwa di Universitas Trunojoyo disebut karena sakit, namun polisi tetap akan menyelidiki.

Polisi Tetap Selidiki Kematian Mahasiswa di Diklat Menwa Gabungan Universitas Trunojoyo
Surabaya.tribunnews.com/Ahmad Faisol
Puskesmas Socah di Bangkalan, tempat perawatan dua peserta diklat Menwa Gabungan yang digelar Universitas Trunojoyo Madura. Dalam diklat tersebut, seorang peserta meninggal dunia karena kondisi fisik tidak prima. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Tewasnya mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syaichona Cholil Bangkalan, Mustaji (19) ketika mengikuti Diklat Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 863 Sakera Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendapat atensi pihak kepolisian.

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha mengungkapkan, pihaknya akan memanggil orang-orang yang terlibat dalam kegiatan diklat untuk mengklarifikasi atas kejadian meninggalnya seorang peserta.

"Tidak harus menunggu laporan karena ini merupakan peristiwa, ada orang meninggal," ungkap Anis kepada Surya.

Ia menjelaskan, penyebab tewasnya Mustaji akan terungkap dari hasil klarifikasi yang akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

"Apakah meninggal karena kelalaian? itu menunggu hasil penyelidikan," pungkasnya.

Seperti diketahui, Mustaji tewas dalam perjalanan dari UTM ke Puskesmas Socah. Ia mengikuti rangkaian kegiatan menwa itu sejak Selasa lalu. 

(Baca: Diklat Menwa Gabungan di Universitas Trunojoyo, Seorang Mahasiswa Meninggal Dunia. Apa Sebabnya?)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help