Surya/

Berita Pasuruan

Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja Proyek Tol Paspro Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Ahli waris korban kecelakaan kerja di proyek Tol Pasuruan-Probolinggo mendapat santunan dari BPJS Ketengakerjaan. Ini nilainya...

Ahli Waris Korban Kecelakaan Kerja Proyek Tol Paspro Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan
Surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Abdul Cholic Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur (kedua dari kanan) saat menengok salah satu korban kecelakaan proyek tol Pasuruan Probolinggo, Minggu (5/11/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan pada proyek jalan tol Paspro (Pasuruan Probolinggo), Kabupaten Pasuruan. 

"Ahli waris akan kami berikan santunan kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan, atau sebesar Rp 223 juta dan yang lainnya akan kami beri perawatan hingga sembuh tanpa batas biaya (unlimited)," kata Abdul Cholik, Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Minggu (5/11/2017).

Korban tewas merupakan helper mechanic PT Waskita Karya, Tbk (Persero) atas nama Heri Sunandar (28), dan 2 orang korban luka-luka atas nama Sugiono(47) dan Nurdin (35).

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, para korban merupakan peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang terdaftar di Kantor Cabang Perintis Probolinggo melalui program Jasa Konstruksi pada proyek tol Paspro ini.

Sementara itu, Sugiono mengalami patah tulang kaki dan Nurdin mengalami retak pada bagian tulang panggul dan sedang dilakukan perawatan di RSUD Bangil Pasuruan.

"Kami turut berduka yang sedalam-dalamnya kepada korban yang tertimpa musibah, semoga dapat ikhlas dan bersabar dengan peristiwa ini," lanjut Abdul Cholic.

Jenazah Heri Sunandar diterbangkan dan dimakamkan di tempat asalnya di Desa Sidomulyo Kab Kutai Kertanegara. Santunan Kecelakaan Kerja diberikan langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda kepada ahli waris Ani Puspitasari, istri Heri, sebesar Rp 223 Juta.

Cholik menambahkan : "Kami memahami bahwa kehilangan keluarga tercinta tak dapat tergantikan oleh apapun, namun santunan yang kami berikan ini diharapkan bisa membantu keluarga yang ditinggalkan untuk menata hidup ke depan lebih baik lagi dari segi ekonomi”.

Pada kesempatan ini juga, Cholik menghimbau kepada seluruh pengusaha dan pekerja baik penerima upah maupun bukan penerima upah dan sektor jasa konstruksi untuk memberikan perlindungan diri dari risiko sosial ekonomi yang dapat terjadi kapanpun dan dimanapun dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Foto : Abdul Cholic Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur (kedua dari kanan) saat menengok salah satu korban kecelakaan proyek tol Pasuruan Probolinggo, Minggu (5/11/2017).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help