Surya/

Citizen Reporter

Baca Dulu Baru Komentar Warnai Literasi Smabom Gresik

butuh jurus dan cara dengan sedikit memaksa tak mengapa asal hasil pembiasaan menjadi budaya baca sehar-hari yang luar biasa ..

Baca Dulu Baru Komentar Warnai Literasi Smabom Gresik
laili rusmawaty/citizen reporter
Baca dan komentar siswa Smabom Gresik 

Reportase Laili Rusmawaty
Guru SMAN 1 Kebomas Gresik

 

SEBAGIAN besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Budaya literasi yang tertanam dengan baik akan memengaruhi keberhasilan seseorang dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, keterampilan membaca dan menulis  menjadi keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan menjadi budaya terutama dalam dunia pendidikan.

Salah satu kegiatan literasi yang berkaitan dengan pelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan siswa kelas X  jurusan IPS SMAN 1 Kebomas (Smabom) Gresik adalah membaca satu buku nonfiksi dalam semester ganjil ini. Sedangkan pada semester genap, siswa diwajibkan membaca satu buku fiksi.

Para siswa Smabom Gresik ini diberi tugas membuat laporan kegiatan prabaca, laporan harian kegiatan membaca, dan laporan  informasi penting usai membaca. Mereka melakukan aktivitas selama empat bulan dimulai dari Juli sampai Oktober 2017. Laporan ditulis ke dalam kertas folio bergaris dan ditandatangani wali siswa dan guru.

Laporan kegiatan prabaca dilakukan dengan menulis judul buku, pengarang, penerbit, tahun terbit, jenis buku, tebal buku dan membuat pertanyaan-pertanyaan sebelum membaca. Laporan harian kegatan membaca berupa laporan aktivitas membaca yang dilakukan siswa pada waktu tertentu, informasi penting yang diperoleh dari halaman/bab yang dibaca dan memberi tanggapan.

Laporan akhir dari kegiatan membaca adalah membuat rangkuman dari tiap-tiap bab yang dibaca. Kemudian, siswa memberi komentar terhadap isi buku, misalnya, setelah membaca buku tentang Kumpulan Kisah Inspiratif dan Tips Meraih Beasiswa dan Penerima Beasiswa Seluruh Dunia yang ditulis oleh Toni Dwi Susano, siswa berkomentar, ia sangat ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Oleh karena itu, ia akan giat belajar dan akan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Banyak variasi kegiatan literasi di sekolah. Kemampuan membaca dan menulis siswa perlu dipertajam dan dilakukan terus-menerus sebagai pembiasaan agar lahir generasi muda yang suka membaca dan mahir menulis sehingga mereka menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help