Press Release

Penyaluran Kredit Bank Mandiri Jatim Tumbuh 5,9 Persen

Secara nasional, Bank Mandiri membukukan pertumbuhan kredit sebesar 9,8 persen pada akhir September 2017 menjadi Rp 686,2 triliun.

Penyaluran Kredit Bank Mandiri Jatim Tumbuh 5,9 Persen
kompas.com/priyambodo
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur, mencatat laju pertumbuhan penyaluran kredit secara tahunan yang mencapai 5,9 persen pada akhir september 2017 menjadi Rp 61,8 triliun.

Sedangkan penghimpunan dana murah perseroan di tercatat sebesar Rp 37,2 triliun pada triwulan III-2017, atau meningkat 10,5 persen secara year on year (yoy).

Regional CEO Bank Mandiri wilayah Jawa Timur, Agus Haryoto Widodo, mengatakan, keberhasilan perseroan menjaga tren positif ini didorong komitmen kuat perseroan dalam mengoptimalisasi aset produktif perusahaan secara berkualitas serta mendorong kontribusi pendapatan yang bersumber dari jasa perbankan.

"Di tengah tren penurunan suku bunga perbankan sebagai respon atas kebijakan regulator dan persaingan yang semakin ketat di industri, kami terus melakukan penajaman implementasi fokus bisnis, serta mendorong inisiatif inovasi produk keuangan sesuai kebutuhan nasabah sebagai solusi strategis dalam menjaga kepercayaan nasabah kepada perseroan," ungkap Agus Haryoto Widodo, Selasa (31/10/2017).

Secara nasional, Bank Mandiri membukukan pertumbuhan kredit sebesar 9,8 persen pada akhir September 2017 menjadi Rp 686,2 triliun.

Atas agresivitas tersebut, perseroan berhasil mendongkrak nilai aset menjadi Rp1.078,7 triliun, naik 10,6 persen yoy.

Adapun, laba bersih yang dibukukan perseroan pada akhir September 2017 tercatat sebesar Rp15,1 triliun, tumbuh 25,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Kualitas aset yang membaik juga terlihat dari penurunan rasio kredit bermasalah (NPL Gross) dari 3,81persen pada September 2016 menjadi 3,75 persen pada September 2017. Begitu pula dengan biaya pencadangan yang secara tahunan turun 23,2 persen pada triwulan III 2017," ungkap Agus.

Sejalan dengan membaiknya kualitas asset yang dimiliki Bank Mandiri, pendapatan operasional secara tahunan tumbuh 4,1 persen mencapai Rp 57,5 triliun, dimana pendapatan perseroan dari bisnis jasa perbankan atau fee based income tumbuh signifikan sebesar 18,4 persen menjadi Rp16,8 triliun pada akhir bulan lalu.

Dalam penyaluran kredit, Bank Mandiri berhasil mencatatkan kenaikan di seluruh kelompok pembiayaan.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved