Surya/

Berita Pasuruan

Disnakertrans Jatim Ikut Selidiki Runtuhnya Girder Tol Pasuruan-Probolinggo. Ini Alasannya

Disnakertans Jatim ikut menyelidiki insiden runtuhnya girder tol Pasuruan-Probolinggo yang menewaskan pekerja. Ini alasannya...

Disnakertrans Jatim Ikut Selidiki Runtuhnya Girder Tol Pasuruan-Probolinggo. Ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Garis polisi dipasang di lokasi ambruknya konstruksi tol Pasuruan-Probolinggo, Minggu (29/10/2017). Polres Pasuruan Kota akan membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab insiden maut itu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur ikut melakukan penyelidikan dalam insiden runtuhnya girder tol Pasuruan-Probolinggo yang menyebabkan seorang pekerja tewas dan dua lainnya luka-luka, beberapa waktu lalu. 

Penyelidikan dilakukan lantaran diduga ada standar keselamatan kerja yang diabaikan sebelum insiden itu terjadi. 

Kepala Disnakertrans Jatim, Setiajit mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim pengawas ke lokasi. Bahkan, sebelum insiden terjadi, tim pengawas ketenagakerjaan juga  pernah melakukan pengecekan di lapangan. 

Hasil laporan pengecekan di lapangan mengindikasikan bahwa mereka sebenarnya sudah memiliki Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Begitu juga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pekerja sudah ada.

"Namun di lapangan masih dijumpai pekerja kontruksi yang tidak disiplin menggunakan alat pelindung dan tidak mematuhi intruksi," jelas Setiajit, Rabu (1/11/2017).

Sejumlah pekerja juga tidak mengidentifikasi bahaya dan pengendalian resiko terhadap pengerjaan konstruksi. Idealnya semua harus diperhatikan dan dipatuhi.

Tim pengawas ketenagakerjaan diminta supaya melaksanakan pengawasan secara rigid dan detail.

Setiap perusahaan dan pekerja kontruksi wajib mengikuti aturan UU No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Kalau masih terjadi kecelakaan kerja padahal perusahaan sudah menerapkan SMK3 dan K3, tentu kami sangat prihatin. Sedang Kami sempurnakan identifikasi dibantu polisi," kata Setiajit.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help