Press Release

BNI Terapkan Pembayaran Nontunai di Koperasi Lapas Kelas I Surabaya

Warga Binaan Lapas cukup menggunakan sidik jari/fingerprint sebagai akses untuk bertransaksi di Koperasi “Si Jempol”

BNI Terapkan Pembayaran Nontunai di Koperasi Lapas Kelas I Surabaya
surya/istimewa
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Susy Susilawati bersama Widi Hantono, Pemimpin Konsumer & Retail BNI Kantor Wilayah Surabaya, di sela penandatanganan kerjasama untuk layanan non tunai di koperasi lapas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Surabaya menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jawa Timur.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan Pemimpin BNI Kantor Cabang Surabaya, Djoko Adi Sucipto dengan Kepala Lapas Kelas I Surabaya Riyanto, disaksikan Pemimpin Konsumer & Retail BNI Kantor Wilayah Surabaya Widi Hantono dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Susy Susilawati di Lapangan Lapas Kelas I Surabaya, Jl. Pemasyarakatan No. 1, Porong – Sidoarjo.

Dalam rilis yang dikirimkan, Selasa (31/10/2017), kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kerjasama BNI Pusat.

Di mana BNI membantu penyederhanaan transaksi pembayaran pada layanan fidusia pada Ditjen AHU dan pelayanan paspor pada Ditjen Imigrasi serta kebutuhan akan jasa dan layanan perbankan lainnya.

"Dengan menerapkan transaksi cashless payment, warga binaan Lapas Kelas I Surabaya dapat memiliki saldo yang disimpan pada sebuah rekening Wallet untuk keperluan transaksi di dalam Lembaga Pemasyarakatan, sehingga transaksi keuangan lebih efektif, efisien, mudah dan aman," kata Widi Hantono, Pemimpin Konsumer & Retail BNI Kantor Wilayah Surabaya.

Warga Binaan Lapas cukup menggunakan sidik jari/fingerprint sebagai akses untuk bertransaksi di Koperasi “Si Jempol” (Koperasi Lapas Kelas I Surabaya).

Dengan sidik jari / fingerprint warga binaan dapat mengetahui saldo dan bertransaksi di koperasi tersebut.

Keluarga Warga Binaan juga lebih mudah untuk melakukan isi ulang/kiriman uang ke rekening wallet Warga Binaan.

Dapat melalui ATM, SMS, Mobile, Internet Banking dan Agen46.

Widi Hantono menambahkan, “Dengan kerja sama ini maka semakin memperluas jangkauan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), yang telah dicanangkan Bank Indonesia serta mendukung tata kelola transaksional di dalam Lapas yang sistematis, terkontrol dan transparan”.

Melalui Perjanjian Kerja Sama BNI dengan Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa timur diharapkan dapat meningkatkan kerjasama perbankan seperti layanan penyaluran dana satuan kerja, layanan produk perbankan, layanan penerimaan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, layanan pembayaran gaji pegawai (Payroll), pengelolaan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK), pemberian fasilitas kredit dan / atau Garansi Bank kepada mitra/vendor dari Kemenkumham Kanwil Jawa Timur hingga gerakan transaksi non tunai di Lembaga Pemasyarakatan.

Widi Hantono juga menyatakan harapannya agar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini dapat memberikan sumbangsih pemikiran terbaik BNI bersama Kemenkumham dalam pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved