Berita Surabaya

Hakim Kasus Henry J Gunawan Didemo, Dinilai Tak Netral, Tuntutan lainnya seperti ini

Di sela-sela aksi demo, pihak PN Surabaya yang diwakili oleh Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono SH menerima perwakilan para pendemo.

Hakim Kasus Henry J Gunawan Didemo, Dinilai Tak Netral, Tuntutan lainnya seperti ini
surya/anas miftakhudin
Massa GPD saat demo di PN Surabaya menuntut hakim yang menangani terdakwa Henry J Gunawan diganti, Senin (30/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Putra Daerah (GPD) Surabaya demo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk mencopot hakim yang menangani perkara penipuan dan penggelapan terdakwa Henry J Gunawan, Senin (30/10).

Aksi yang dilakukan massa cukup unik karena menggunakan teatrikal reok dan musik band. Tak pelak, aksi yang dilakukan mengundang orang lain untuk menyaksikan.

Tuntutan dilakukan kelompok massa karena majelis hakim yang diketuai Unggul Mukti Warso SH dinilai tidak netral dan telah menyalahgunakan wewenang.

Salah satunya adalah mengeluarkan penetapan penangguhan penahanan terdakwa Henry J Gunawan menjadi tahanan kota tanpa melalui prosedur dan hanya bersifat pengajuan lisan.

"Ini sangat spesial, karena itu kami menuntut agar hakim Unggul diganti dengan hakim yang memiliki karakter tidak koruptif," ujar Amirrudin Sidik, Plt Sekjen GPD di tengah-tengah aksi demo.

Mereka juga minta Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) memeriksa hakim Unggul bersama dua hakim anggotanya.

"Kami juga mengadukan ketidaknetralan dan perlakuan istimewa hakim ke Komisi Yudisal (KY) dan meminta KY untuk memantau jalannya sidang perkara ini," jelas Amirrudin.

Di sela-sela aksi demo, pihak PN Surabaya yang diwakili oleh Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono SH menerima perwakilan para pendemo. D ihadapan perwakilan itu, Sigit berjanji akan menyampaikan aspirasi yang dituntut GPD Surabaya.

"Hari ini juga saya akan laporkan tuntutan saudara," tandas Sigit.

Ketika dialog berlangsung, Perwakilan GPD Surabaya mengaku kecewa pada Humas PN Surabaya, karena mereka tidak bisa bertemu langsung dengan Ketua PN Surabaya, Sudjatmiko SH.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved