Surya/
Home »

Sport

» Basket

Futsal

Hydro Coco National Futsal Tournament 2017- Tim Unggulan Berguguran di Babak Akhir

"Ini benar-benar di luar dugaan kami, karena sekolah yang lolos merupakan tim yang tidak diunggulkan."

Hydro Coco National Futsal Tournament 2017- Tim Unggulan Berguguran di Babak Akhir
surya/habibur rohman
Salah satu penampilan peserta di GOR Unesa pada hari pembukaan kemarin. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejutan terjadi di akhir gelaran Hydro Coco National Futsal Tournament (HCNFT) SMA/SMK 2017.

Bertempat di Gor Futsal Unesa Surabaya, Jumat (27/10/2017) malam, persaingan antar sekolah telah mengerucut dan memasuki babak semifinal.

Menariknya, beberapa sekolah yang diunggulkan dan yang memiliki masa suporter terbanyak justru tidak lolos dan telah tersingkir pada babak 16 besar, 8 besar dan semifinal.

Di antaranya, SMAN 1 Manyar Gresik yang pada tahun 2015 lalu harus kalah dengan skor 1-2 dari SMKN 7 Surabaya dibabak 8 besar.

Selain itu, pemenang tiket silver yakni SMA 8 Kediri langkahnya juga harus terhenti setelah kalah adu penalti dengan skor akhir 2-1 dengan SMA NU 2 Gresik.

Sementara pemenang tiket silver kedua, yakni SMA N 5 Mataram juga harus terhenti setelah kalah 2-4 dari dari SMAN 12 Surabaya.

"Ini benar-benar di luar dugaan kami, karena sekolah yang lolos merupakan tim yang tidak diunggulkan sebelumnya ditambah lagi juara pemegang tiket silver berguguran sebelum semifinal. Jadi benar-benar diluar dugaan," ujar Nuki panitia HCNFT 2017, Jumat (27/10/2017) malam.

Sedang sekolah yang dipastikan melenggang kebabak final ialah SMKN 7 Surabaya setelah mengalahkan SMA NU 2 Gresik dengan skor 3-0 pada babak semifinal.

Saat ini pertandingan memperebutkan satu tiket final untuk melawan SMKN 7 Surabaya masih berlangsung, antara SMA Bima Ambulu Jember melawan SMA N 12 Surabaya.

Utomo Suryo Diputro Pelatih Futsal SMKN 7 Surabaya mengaku, untuk menghadapi babak final, timnya harus mendapat beberapa evaluasi,dari pertandingan semifinal sebelumnya. Salah satunya soal counter attack.

"Paling tidak kami bersyukur bisa masuk final, apalagi kami baru berpartisipasi tahun ini. Untuk pertandingan di final, anak-anak sudah kami evaluasi soal counter attack yang kurang efisien dan ada beberapa kali miskomunikasi. Itu yang coba kami perbaiki di final," jelas Utomo Suryo.

Pihaknya berharap agar tim yang dia bina dapat meraih juara, karena target awal yang mereka usung ialah masuh final dan meraih juara.

"Kami nothing to lose saja. Yang jelas akan berusaha maksimal. Karena target awal kami masuk final," tambahnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help