Berita Sidoarjo

Sidoarjo Masuk Daerah Rendah Serapan Anggaran, begini Repons Dewan

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso, mengatakan kinerja OPD Kota Delta terbilang rendah ketika Presiden Jokowi sampai mengkritik hal itu.

Sidoarjo Masuk Daerah Rendah Serapan Anggaran, begini Repons Dewan
surya/irwan syairwan
Kepala Dinas PUPR saat meresmikan Jalan Kemangsen yang menggunakan metode cor beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo menilai kinerja eksekutif, khususnya beberapa OPD, malas bekerja.

Hal ini menyusul kritikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai daerah yang serapan anggarannya rendah, di mana Sidoarjo menduduki peringkat ketiga.

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso, mengatakan kinerja OPD Kota Delta terbilang rendah ketika Presiden Jokowi sampai mengkritik hal tersebut.

Sidoarjo berada di peringkat ketiga setelah Tanggerang dan Jember, sebagai daerah yang penyerapan anggarannya rendah dengan rasio simpanan dana di bank 31 persen.

"Setiap tahun pasti ada silpa (sisa anggaran) dari program yang tak maksimal. Jumlahnya ratusan miliar, bahkan silpa 2016 saja mencapai sekitar Rp 580 miliar. Harusnya Rp 0, yang berarti anggaran terserap semua," kata Bangun, Rabu (25/10/2017).

Politisi PAN ini menilai pejabat OPD Kota Delta harusnya lebih cekatan ketika merencanakan program kerja beserta pelaksanaannya.

"Ini antara perencanaan dengan realisasi tidak matching. Kritikan Presiden Jokowi ini merupakan teguran keras agar kepala-kepala OPD lebih giat lagi bekerja," sambungnya.

Bangun mencatat, untuk APBD 2017 ada dua OPD yang serapan belanjanya terbilang rendah, yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Dindik). Untuk Dindik sendiri, lanjutnya, masih ada silpa Rp 250 miliar di luar program 2017 ini.

"Bulan depan APBD 2018 akan didok, namun untuk 2017 masih banyak yang belum dikerjakan. Ini sangat menghambat pembangunan," tegas Bangun.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Joko Sartono, menyatakan telah meminta para OPD untuk segera melakukan belanja anggaran. Pihaknya pun sudah melakukan rapat terkait hal tersebut.

"Sudah kami lakukan percepatan. Beberapa bahkan sudah lelang, tinggal pelaksanaan. Untuk serapan APBD 2017 akan kami tuntaskan semua di akhir tahun anggaran," tandas Joko.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved