Berita Surabaya

Makin Banyak Kampus Milik Pemda Merger dengan PTN Ternama

Sejumlah PTN di Jawa Timur melakukan merger dengan kampus-kampus milik Pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota. Ini alasannya...

Makin Banyak Kampus Milik Pemda Merger dengan PTN Ternama
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto memberikan cinderamata kepada Kasubdit Penataan Kelembagaan Kemenristekdikti Sylvia Supartiningsih atas bergabungnya Akper Pemkab Gresik dengan Unair Surabaya, Rabu (11/10/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri telah melakukan merger dengan kampus milik pemerintah Daerah.  Hal ini dilakukan pemda dengan dalih Undang-Undang 23 tahun 2014.

Merger sejumlah PT milik pemerintah daerah itu, di antaranya adalah Akademi Keperawatan (Akper) Lumajang kepada Universitas Jember (Unej). Serta Akper Gresik dan Akper Lamongan yang bergabung dengan Universitas Airlangga (Unair).

Rektor Unair, Prof Moh Nasih mengungkapkan saat ini masih ada 2 perguruan tinggi yang mengusulkan bergabung dengan Unair, yaitu Akademi keperawatan di Pamekasan dan Akademi kebidanan Bojonegoro.

Dikatakannya, pihaknya tidak bisa serta merta menerima merger kampus lain, karena kampus tersebut bidangnya kesehatan maka Unair menjadi pertimbangan merger. Menurutnya jika bidangnya teknologi maka ITS lebih kompeten.

“Setidaknya standarnya harus mendekati kami, seperti akreditasinya minimal B, jumlah dosen dan lokasi kampusnya,” urainya ketika ditemui SURYA.co.id di sela forum rektor di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (17/10/2017).

Terkait jarak, ia memisalkan 2 kampus yang telah merger dengan Unair yang lokasinya masih dalam pantauan kampus pusat. Sehingga masih memungkinkan di buka kelas keperawatan di wilayah tersebut.

Pihaknya juga berencana menuntaskan mahasiswa yang dari angkatan 2015 untuk menyelesaikan studi. Sebab, pihak unair baru akan mengakui lulusan merger mulai angkatan 2016.

“Kalau Diploma kan 3 tahun, jadi yang 2015 harusnya sudah tuntas. Kami terima yang angkatan 2016, standar lulusannya akan disesuaikan dengan Unair termasuk skor TOEFL-nya,” lanjutnya.

Untuk menjaga kuallitas, pihak unair juga akan mengubah status dosennya menjadi dosen Unair. Sehingga bisa diajukan sertifikasi dosen.

(Baca: Unair Resmi Pegang Pengelolaan Akper Gresik dan Akper Lamongan)

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved