Ekonomi Bisnis

Tingkatkan Penetrasi E-Toll, BI Jatim dan BUJT Beri Tambahan Promo Bagi Pembeli Perdana

Mulai Senin (16/10/2017), perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), meluncurkan tambahan promo pembelian perdana kartu tol di Jatim.

Tingkatkan Penetrasi E-Toll, BI Jatim dan BUJT Beri Tambahan Promo Bagi Pembeli Perdana
surya/aflahul abidin
Seorang petugas tol menawarkan kartu untuk transaksi nontunai di Gerbang Tol Romokalisari pekan lalu. 

SURYA.co.id I SURABAYA - Mulai Senin (16/10/2017) mendatang, perbankan dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), meluncurkan tambahan promo pembelian perdana kartu tol di wilayah Jawa Timur (Jatim).

Tambahan promo itu berupa potongan Rp 20.000 bagi pembeli kartu tol perdana yang dikeluarkan oleh lima bank yang sudah mengeluarkan produk kartu tol dengan harga Rp 50.000.

"Jadi dengan program ini, konsumen yang membeli kartu tol perdana dengan harga dan saldo Rp 50.000," jelas Titien Sumartini, Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur (BI KPw Jatim), disela kegiatan Edukasi Keuangan Syariah di Malang, Sabtu (14/10/2017).

Titien menyebutkan, program ini bertujuan untuk meningkatkan penetrasi penggunaan kartu tol sebelum dilaksanakan secara penuh mulai 31 Oktober 2017 mendatang.

Sampai saat ini, tercatat pengguna kartu tol di Jatim masih sekitar 70 persen.

Catatan yang didapat BI selama proses penggunaan kartu tol di Jatim hingga pekan ini, masalah yang ada masih terkait kebiasaan dan infrastruktur perbankan yang masih dalam proses.

"Jadi masih ada yang belum pegang kartu. Atau kartu dari bank tertentu saja yang bisa masuk. Tapi mulai tanggal 16 Oktober, kami minta lima perbankan yang sudah siap, untuk segera menyelesaikan infrastrukturnya," lanjut Titien.

Saat ini perbankan yang melayani pembayaran non tunai di ruas tol Jatim adalah Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Sementara terkait tambahan promo prmbelian kartu perdana, hanya bisa didapat saat penjualan di gerbang atau pintu tol.

Sebelumnya, pembelian kartu tol di gerbang atau pintu tol dengan harga Rp 50.000 hanya mendapat saldo Rp 30.000. Karena yang Rp 20.000 merupakan biaya produksi. Selanjutnya selama tanggal 16 Oktober hingga 31 Oktober, biaya produksi tersebut jadi insentif yang ditanggung oleh perbankan Rp 10.000 dan BUJT Rp 10.000.

"Program ini terbatas. Siapa cepat, dia dapat. Dan bila sudah habis, akan kembali sama dengan yang sebelumnya," jelas Titien.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved