Surya/

Berita Regional

Tak Punya Uang untuk Berobat, Bocah Penderita Lumpuh Otak Itu Hanya Bisa Terbaring di Rumah

Tak punya uang untuk berobat di rumah sakit, seorang bocah tiga tahun penderita lumpuh otak terpaksa dirawat di rumah.

Tak Punya Uang untuk Berobat, Bocah Penderita Lumpuh Otak Itu Hanya Bisa Terbaring di Rumah
kompas.com/sukoco
Rico Ardiansyah Muhammad Fadli (3), menderita lumpuh otak sejak lahir sehingga membuat berat badannya menurun. 

SURYA.co.id | NUNUKAN - Trenyuh, gara-gara tidak punya uang untuk berobat di rumah sakit, seorang bocah tiga tahun penderita celebral palsy atau lumpuh otak terpaksa dirawat di rumah.

Adalah Muhammad Fadli (3), anak ke-3 dari pasangan Andi Jusmani dan Asriadi, warga Jalan Perintis, Rt 07, Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, yang mengalami penyakit langka tersebut.

Saat lahir, Muhammad Fadli pernah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan dan sempat dirawat selama satu minggu.

Namun karena orangtua Fadli dari warga yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan nasional membuat mereka memilih membawa pulang dan merawat Fadli di rumah mereka.

Saat lahir, Muhammad Fadli pernah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Nunukan dan sempat dirawat selama satu minggu.

Namun karena orangtua Fadli dari warga yang tidak mampu dan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan nasional membuat mereka memilih membawa pulang dan merawat Fadli di rumah mereka.

”Mereka pendatang dan pernah dirujuk ke RSU, tapi tidak punya BPJS,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Ramsida, Kamis (12/10/2017).

Karena ketidakmampuan ekonomi orangtuanya , Fadli hingga usia 3 tahun hanya dirawat di rumah dengan menggunakan jasa pengobatan alternatif.

Secara rutin, pihak puskesmas juga memberikan biskuit dan pendamping gizi setiap kunjungan di posyandu.

Sehari-hari Fadli hanya bisa tergolek di ranjang. Kedua tangan dan kakinya mengecil dan tidak mampu untuk beraktivitas.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help