Surya/

Lapor Cak

Pemkot Surabaya Minta Pembangunan Reklame 20 Meter di Basuki Rahmat Distop

Pemkot Surabaya meminta agar proses pembangunan reklame setinggi 20 meter di jl Basuki Rahmat Gg Lemah Putro dihentikan. Ini alasannya..

Pemkot Surabaya Minta Pembangunan Reklame 20 Meter di Basuki Rahmat Distop
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Pembangunan tiang reklame setinggi 20 meter dipersoalkan warga Jl Basuki Rahmat Gang Lemah Putro, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya meminta pemasangan reklame setinggi 20 meter di Jl Basuki Rahmat Gg Lemah Putro III, Surabaya, dihentikan. 

Selain karena desakan masyarakat, penghentian itu juga harus dilakukan karena sudah ada tanda segel yang dipasang Satpol PP. 

Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser menuturkan, jika sudah ada penyegelan dengan tanda silang merah itu berarti statusnya dalam pengawasan. Dan surat pembongkaran dari SKPD terkait tinggal menunggu.

"Kami akan lakukan cek ke lapangan. Kalau sudah ada silang merah, berarti tidak boleh dilanjutkan," terang Fikeser, Jumat (13/10/2017).

Dalam pengecekan lapangan, lanjut Fikser, Pemkot Surabaya ingin mengetahui kebenaran apakah masih ada pengerjaan atau tidak. Tidak boleh ada pelanggaran selama masih ada tanda silang merah dari Satpol PP.

Apalagi ada warga yang mengajukan protes lantaran merasa keberatan dengan adanya tiang reklame di sana.

(Baca: Dinilai Membahayakan, Warga Minta Tiang Reklame 20 Meter Dibongkar)

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help