Surya/

Citizen Reporter

Kriuk Renyah Opak Madura

kerupuk atau opak Madura ini dikenal renyah dan gurih... tak heran sekali mencoba dijamin bakal ketagihan ...

Kriuk Renyah Opak Madura
siti halwah/citizen reporter
kerupuk opak Madura 

Reportase Siti Halwah
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Trunojoyo Madura

SINGKONG atau ubi kayu ini bisa diolah menjadi berbagai amcam penganan, dari keripik singkong, singkong keju, singkong bakar, tape singkong, hingga yang sulit cara pengolahannya seperti kerupuk opak.

Nah, para perempuan di Desa Poter, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura ini, biasanya mengolah singkong menjadi camilan kerupuk opak yang unik dengan cita rasa gurih dan sedap.

Ketika penulis mengunjungi rumah salah satu warga, sepintas pembuatan kerupuk opak terlihat sulit, karena ada beberapa tahapan yang harus dilewati, serta tata cara pengolahannya yang  menggunakan cara-cara tradisional. Bahkan, faktor cuaca ikut menjadi pertimbangan di sini.

Namun, bumbu-bumbu yang digunakan cukup mudah didapatkan dalam keperluan sehari-hari. Seperti bawangputih, daun bawang, garam, daun jeruk purut, kencur, laos, kunyit, jahe, ketumbar dan jinten.

Cara membuatnya pun cukup sederhana. Semua bumbu diulek halus dan dicampurkan dengan singkong yang sudah diparut.Setelah itu, panaskan air dalam panci yang memiliki pembatas antara air dan uapnya.

Sembari menunggu air mendidih, mulailah mencetak adonan singkong pada piring seng atau alumunium. Ukuran diameter kerupuk opak bisa tergantung selera, apakah berdiameter kecil atau besar.

Setelah air dalam panci mendidik, masukkan piring cetakan ke dalam panci. Tidak terlalu lama, cukup dua menit saja, angkat piring dan biarkan dingin untuk melepas opak dari piring. Setelah dilepaskan dari piring, atur kerupuk opak di atas nampan dan jemur di panas matahari hingga kering.

Proses penjemuran ini bergantung pada kondisi cuaca. Jika cerah, hanya butuh satu hari kerupuk opak bisa kering dan siap digoreng. Namun, jika cuaca mendung, penjemuran bisa berlangsung dua hingga tiga hari.

Terakhir, kerupuk opak dapat digoreng dalam minyak panas hingga kekuningan. Angkat, tiriskan, dan sajikan. Bisa jadi teman makan nasi atau sekadar dicemil begitu saja dengan segelas teh hangat.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help